Ta’dhim Terhadap Guru | Pejalan Ruhani

6 years ago

< 1 min read

Ada seorang murid yg sedang menyapu di madrasah Gurunya, tiba² Nabi Khidir as. mendatanginya. Murid itu tidak sedikit pun menoleh dan tidak mengajak bicara Nabi Khidhir as.

Maka Nabi Khidhir as. berkata : “Tidakkah kau mengenalku?!” Murid itu menjawab: “Ya aku mengenalmu, engkau adalah Abul Abbas al Khidhir”. Nabi Khidhir as. berkata: “Kenapa kamu tidak meminta sesuatu dariku?!”. Murid itu menjawab: “Guruku sudah cukup bagiku, tidak tersisa satupun hajat kepadamu.”

Share this post

December 12, 2020

Copy Title and Content
Content has been copied.

Artikel

Baca juga:

Baca berbagai artikel Islami dan tambah wawasan bersama.

Bahaya di Balik Keutamaan

Dalam khazanah kearifan Islam, terdapat sebuah hadis yang menyajikan perenungan mendalam tentang bagaimana setiap sifat baik dan keutamaan yang dimiliki manusia dapat memiliki “bahaya” atau

Satu Mursyid | Pejalan Ruhani

Seorang murid hendaknya mengambil dan memasrahkan dirinya hanya pada satu Guru Mursyid. Karena satu Mursyid-nya itulah yang betanggung jawab atas murid itu sendiri dan mengarahkan

Tragedi Haditsul Ifk: Air Mata Ummul Mukminin

Tertinggal sendiri di gurun dan dituduh berkhianat, Sayyidah Aisyah (ra.) memilih jalan “sabar yang indah”. Simak sejarah bagaimana langit menjawab tetesan air matanya dan membersihkan namanya dari segala tuduhan keji kaum munafik.

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Sekretariat:
Perum Jaya Maspion Permata Beryl
B2-10 Gedangan, Sidoarjo
Jawa Timur
61254

Email Sekretariat:
suraubaitulfatih@gmail.com
baruk46@gmail.com

Web/App Developer:
Hubungi nomor atau email berikut untuk perihal teknis yang berhubungan dengan website/aplikasi Pejalan Ruhani.

aldibudimanputra@gmail.com
Whatsapp link