Hidup Ini Terlalu Singkat

Postingan yg indah dari Bunda Amanah:

Bismillahirrahmanirrahim.

“Hidup ini Terlalu Singkat”

Oleh: Siti Amanah

Hidup ini terlalu singkat.
Lakukan kebaikan sebelum terlambat.

Hidup ini terlalu singkat.
Jangan diisi dengki dan hasad.

Hidup ini terlalu singkat.
Mari bersegera fastabiqul khairat.

Hidup ini terlalu singkat.
Mari saling memberi nasihat.

Hidup ini terlalu singkat.
Mari berbekal untuk akhirat.

Jika dengan sebuah senyuman bisa membuat Saudaramu bahagia, lakukanlah!

Jika dengan setangkai mawar bisa membuat hati Saudaramu berbinar, berikanlah!

Jika satu nasihat dapat membuat Saudaramu bertaubat, nasihatkanlah!

Jika satu benih kebaikan dapat membuat Saudaramu terhindar dari kesusahan, bersegeralah!

Jika masih ada kata yang dapat mendamaikan, ucapkanlah!

Jika masih ada hal-hal baik yang dapat mempersatukan.
Jangan lah mencari-cari perbedaan yang dapat menimbulkan perpecahan.

Kita semua khalifatullah di bumi.
Hanya diminta untuk berabdi, bekerja dan menjaga amanah.

Amanah Allah dan Rasulullah.
Amanah Guru dan Orang tua.
Amanah suami atau istri tercinta.

Tetaplah berbuat baik karena Allah.
Laksana mentari, ia tak menunggumu hadir untuk memberi cahaya.

Bagaikan rembulan, ia tak menanti datangmu untuk memberi purnama.

Begitupun bunga ia tak menunggu hadirmu, untuk menebarkan wanginya.

Pun ketika ajal tiba.
Ia tak pernah bertanya kesiapan kita.

Apa yang ingin kita tuai?
Taburlah!
Sememangnya dunia ini tempat bercocok tanam.
Di akhirat kelak pasti kita menuai hasilnya.
Karena semua perbuatan pasti dibalas Allah SWT.

Lepaskan lah orang yang membencimu.
Maafkan lah mereka yang menyakitimu.
Sayangi lah mereka yang peduli padamu.
Berjuang lah untuk mereka yang sangat berarti bagimu.

Dalam hidup ini bukan kita yang memilih untuk bertemu dengan siapa.
Allahlah pengatur segalanya.
Siapa yang akan hadir, siapa yang akan pergi dan siapa yang akan tetap bersama kita.

Bagi yang ingin pergi seribu satu alasan dapat dicari.
Bagi yang ingin tinggal seribu satu alasan tak kan mampu menggoyahkan kesetiaan.

Mumpung masih diberi-Nya kesempatan.
Fokus lah pada apa yang menjadi tujuan.
Bergeming lah pada apa yang menjadi harapan.

Ya Rabb tuntun kami tetap di jalan lurus-Mu Ya Allah.
Rahmati dan ridhailah sepanjang hidup kami Ya Allah.
Penuhi hati dan jiwa kami dengan keagungan asma-Mu Ya Allah.

Terangi hati kami dengan cahaya cinta-Mu Ya Allah.
Selamatkan lah kami dengan rahmat dan ampunan-Mu Ya Allah.

Jangan palingkan kami sesaat pun dari-Mu Ya Allah.
Istiqamahkan hati ini untuk berdzikir mengingat-Mu Ya Allah….
Ma fi qolbi ghoirullah.

Limpahilah kami dengan syafaat-Mu melalui Kekasih-Mu Ya Allah.
Finddun ya wal akhirah.
Aamiin Ya Allah….

Allah, Allah, Allah.
Lailahaillallah Muhammadarrasulullah.
Lahaulawalaquwwata illa billah.

Washallallahu ‘ala sayyidina Muhammadin wa’ala alihi washahbihi ajma’in.

Subhana Rabbika Rabbil ‘Izzati ‘amma yashifuna wa salamun ‘alal Mursalin.
Walhamdulillahi arabbil’alamin.

#IlahiAntaMaqshudiWaridhaKaMathlubi

#AlhamduLillahWasyukruLillah

#BersandarHanyaKepadaAllah

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Bacaan Lainnya

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Tingkatan Alam Menurut Para Sufi

“Tingkatan Alam Menurut Para Sufi” فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُّوحِى فَقَعُوا لَهُۥ سٰجِدِينَ “Maka…

Islam, Iman dan Ihsan

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى…

Hidup Ini Terlalu Singkat

Postingan yg indah dari Bunda Amanah: Bismillahirrahmanirrahim. “Hidup ini Terlalu Singkat” Oleh: Siti Amanah Hidup…
All articles loaded
No more articles to load

Mengenal Yang Mulia Ayahanda Guru

Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin al-Khalidi qs.

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj (Rajab)

26 Jan - 05 Feb

Ramadhan

30 Mar - 09 Apr

Hari Guru & Idul Adha

20 Jun - 30 Jun

Muharam

27 Jul - 06 Ags

Maulid Nabi

28 Sep - 08 Okt

Rutin

30 Nov - 10 Des

All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
Email
Print