Ilmu Dirasah dan Ilmu Wiratsah | Pejalan Ruhani

6 years ago

1 min read

Ilmu Dirasah dan Ilmu Wiratsah

قال تعالى: “قل هل يستوى الذين يعلمون والذين لا يعلمون.”
وقال: “إنما يخشى الله من عباده العلماء.”

العلم علمان: علم الدراسة وعلم الوراثة. فعلم الدراسة للعوام وعلم الوراثة للخواص من عباد العليم وهم العلماء الذين أشار العليم إليهم بقوله سبحانه: “إنما يخشى الله من عباده العلماء.”
ومن هنا تبين لكم أن العلم في صدور العلماء، ولا يؤخذ إلا من أفواههم بالخدمة لهم، ولا تقبل الخدمة إلا بالآداب المرضية ولا أدب إلا مع الحب الحقيقي ولا يكون الحب الحقيقي إلا بمعرفتهم الخاصة.

فاعلم أن العلم من الله هو التوفيق، ومن النبي هو الشفاعة، ومن الرسول هو المدد، ومن العلماء هو الورثة النبوية النافعة في الحياة الدينية والدنيوية والأخروية والإلهية. أ م س

Allah Ta’ala berfirman: “Katakanlah (Muhammad), tidaklah sama antara mereka yg berilmu dengan mereka yang tak berilmu.”

Allah Ta’ala berfirman: “Sungguh, yg benar² takut terhadap Allah hanyalah hamba²Nya yg ‘Alim Ulama’.”

ILMU itu terbagi dua: Ilmu Dirasah dan Ilmu Wiratsah.

1. Ilmu Dirasah adalah Ilmu Pengetahuan yg didapat melalui berbagai media atau sarana, seperti melalui Lisan Ulama’.

2. Ilmu Wiratsah adalah Ilmu Pengetahuan yg didapat langsung dari sumbernya, yaitu Allah Ta’ala tanpa perantara, tanpa pengantar. Mereka inilah yg dimaksudkan oleh Allah dalam Firman-Nya “Innama Yakhsyallaha min ‘ibadihi al-‘Ulama’.

Dari sini, menjadi jelaslah bahwa letak ILMU itu:
☞ berada di dalam dada Para ‘Ulama, dan
☞ tidak bisa diambil melalui lisan mereka kecuali dengan berkhidmat kepada ‘Ulama, dan
☞ Khidmat tidak akan diterima kecuali dengan ADAB (Tata-Krama Sempurna yg diridlai), dan
☞ berADAB yg diridlai itu harus dibarengi Cinta Hakiki, dan
☞ Cinta Hakiki tak kan pernah terjadi kecuali dengan mengenal mereka secara khusus.

“Ketahuilah, bahwa:
– ILMU dari Allah itu adalah Taufiq (Pertolongan Ilahi),
– ILMU dari Nabi adalah Syafa’at,
– ILMU dari Rasul adalah Madad (Aliran Keberkahan) dan
– ILMU dari ‘Ulama adalah Warisan keNabian yg sangat bermanfaat di Kehidupan; Diniyah, Dunyawiyah, Ukhrawiyah dan Ilahiyah.”

Share this post

January 9, 2021

Copy Title and Content
Content has been copied.

Artikel

Baca juga:

Baca berbagai artikel Islami dan tambah wawasan bersama.

Tingkatan Wali Allah | Pejalan Ruhani

Syaikh Abu Hasan Ali al-Hujwiri dalam kitabnya yang berjudul Kasyf Al-Mahjub, mengatakan bahwa wali Akhyar sebanyak 300 orang, wali Abdal sebanyak 40 orang, wali Abrar sebanyak 7 orang, wali Autad sebanyak 4 orang, wali

Karamah Wali Allah | Pejalan Ruhani

Melihat Dalil-dalil Karamah Para Wali Keberadaan karamah para wali telah ditetapkan dalam Al Qur’an, Sunnah Rasulullah Saw, serta atsar sahabat dan orang-orang setelah mereka, sampai

Prinsip-Prinsip Thariqat | Pejalan Ruhani

Secara Umum: Syaikh Dhiya’uddin Ahmad Mushthafa Al-Kumuskhanawi di dalam kitab Jami’ al-Usul fi al-Awliya menjelaskan bahwa: وأصول سائر الطرق خمسة أيضا: طلب العلم للقيام بالأمر، وصحبة المشايخ، والإخوان

Memperbanyak Dzikir | Pejalan Ruhani

Wukuf Adadi, Dawuh Syekh Bahauddin Syah Naqsyabandi adalah awal martabat Ilmu Ladunni, atau bisa dikatakan gerbang masuk martabat ilmu ladunni bagi pedzikir sir yg masih

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Sekretariat:
Perum Jaya Maspion Permata Beryl
B2-10 Gedangan, Sidoarjo
Jawa Timur
61254

Email Sekretariat:
suraubaitulfatih@gmail.com
baruk46@gmail.com

Web/App Developer:
Hubungi nomor atau email berikut untuk perihal teknis yang berhubungan dengan website/aplikasi Pejalan Ruhani.

aldibudimanputra@gmail.com
Whatsapp link