Pengertian Bertarekat | Pejalan Ruhani

5 years ago

< 1 min read

(Bertarekat itu adalah dibimbing agar akhlaknya seperti Nabi Muhammad Saw.) sebagaimana pesan Syaikh Buzaydi dalam kitab Al-Ādab al-Mardliyah li Salik Thariq al-Shūfiyah:

Bersuluklah saudaraku!
Bersuluklah dibawah bimbingan Syaikh yg ‘Arif billah (mengenal Allah dengan baik), agar engkau dikeluarkan olehnya dari:
– zona kebodohan masuk ke zona ilmu,
– di keluarkan dari zona ilmu masuk zona sumber ilmu,

Kemudian
– hatimu akan dikosongkan hanya untuk Allah,
– Sifat²mu akan diperindah,
– engkau akan diantarkannya mendekat hingga wushul (sampai dihadirat Allah),
– disampaikan salam perpisahan,
– dilepas agar menghadap sendiri kepada Dzat Yang Maha Mengatur kehidupanmu.

Demikian itu bukan hal yg sulit bagi Allah.

Share this post

August 7, 2021

Copy Title and Content
Content has been copied.

Artikel

Baca juga:

Baca berbagai artikel Islami dan tambah wawasan bersama.

Waktu adalah Allah

Dalam hiruk pikuk dunia modern, kita akrab dengan adagium “waktu adalah uang.” Sebuah pepatah yang mendorong kita untuk menjadi produktif, efisien, dan terus mengejar pencapaian

Tarekat Kita | Pejalan Ruhani

Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah dibangun dengan 3 pilar yaitu:– “jiddin” (جِدٍّ)– “haqqin” (حَقٍّ)– “shidqin” (ٍصِدْق). Jid itu tekun. Haq itu benar yg telah disahkan. Shidq itu

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Sekretariat:
Perum Jaya Maspion Permata Beryl
B2-10 Gedangan, Sidoarjo
Jawa Timur
61254

Email Sekretariat:
suraubaitulfatih@gmail.com
baruk46@gmail.com

Web/App Developer:
Hubungi nomor atau email berikut untuk perihal teknis yang berhubungan dengan website/aplikasi Pejalan Ruhani.

aldibudimanputra@gmail.com
Whatsapp link