Aneka Kunci di Kehidupan Dunia dan Akhirat | Pejalan Ruhani

5 years ago

< 1 min read

Rasulullah Saw. bersabda:

مفتاح الجنة لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ

“kunci surga itu °lā ilāha illā Allāh° “.

Kunci itu ada gigi²nya. Jika kalimat “lā ilāha illā Allāh” itu kunci, maka syari’at islam dan dan sunnah (akhlaq) Rasulullah Saw. itu geriginya.

Maka tidak cukup hanya mengandalkan ampunan Allah tanpa melakukan syari’at dan berakhlaq mulia.

Setiap sesuatu yg diharapkan pasti ada kuncinya. Sebagaimana di ucapkan bahwa:
– Shalat kuncinya wudlu

Maka:
– Haji kuncinya ihram
– Kebaikan kuncinya serius
– Surga kuncinya tauhid (lā ilāha illā Allāh)
– Ilmu kuncinya bertanya dengan baik lantas menyimak
– Keberhasilan dan pertolongan kuncinya sabar
– Agar dapat bertambah (barokah) kuncinya syukur
– Kewalian kuncinya cinta dan dzikir
– Sukses kuncinya taqwa
– Agar di bimbing kuncinya gemar dan menghormati
– Agar terkabul kuncinya harus berdoa
– Senang akhirat kuncinya zuhud dunia
– Iman kuncinya tafakkur terhadap seruan Allah kepada hamba-Nya dan mengapa diseru oleh-Nya.
– Masuk ke dalam Allah kuncinya pasrah dan selamatnya jiwa serta ikhlas pada hal² yg dicintai, dibenci, diperintah dan dilarang-Nya.
– Agar hati hidup kuncinya merenungkan Al-Qur’an, manghamba dan meninggalkan perbuatan dosa.
– Agar dapat mengakses rahmat Allah kuncinya memperindah pengabdian kepada Sang Pencipta dan melakukan perbuatan yg dapat mensejahterakan hamba-Nya.
– Rizki kuncinya istighfar dengan perbuatan dan taqwa.
– Derajat mulia kuncinya taat kepada Allah dan Rasul-Nya.
– Menyiapkan bekal akhirat kuncinya jangan lama² mikir.
– Kunci segala kebaikan adalah gemar melakukan yg disukai Allah dan aktivitas yg bermanfaat untuk kehidupan akhirat.
– Kunci segala keburukan adalah cinta dunia dan banyak berhalusinasi.

Kitab Ushul al-Wushul ila Allah.

Share this post

August 9, 2021

Copy Title and Content
Content has been copied.

Artikel

Baca juga:

Baca berbagai artikel Islami dan tambah wawasan bersama.

Engkau adalah Cermin-Ku

“Engkau adalah Asma-Ku dan dalil bagi Dzat-Ku. Barangsiapa melihatmu maka ia telah melihat-Ku, barangsiapa menghormatimu maka ia telah menghormati-Ku, barangsiapa menghinamu maka jiwanya dalam kehinaan,

Tragedi Haditsul Ifk: Air Mata Ummul Mukminin

Tertinggal sendiri di gurun dan dituduh berkhianat, Sayyidah Aisyah (ra.) memilih jalan “sabar yang indah”. Simak sejarah bagaimana langit menjawab tetesan air matanya dan membersihkan namanya dari segala tuduhan keji kaum munafik.

Memperbanyak Dzikir | Pejalan Ruhani

Wukuf Adadi, Dawuh Syekh Bahauddin Syah Naqsyabandi adalah awal martabat Ilmu Ladunni, atau bisa dikatakan gerbang masuk martabat ilmu ladunni bagi pedzikir sir yg masih

Aspek Keistimewaan | Pejalan Ruhani

Banyak Kyai pintar atau ada wali yang punya keistimewaan, tapi justru yang mengambil manfaat ilmu dan doanya dari luar daerah sendiri. Itu krn orang orang

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Sekretariat:
Perum Jaya Maspion Permata Beryl
B2-10 Gedangan, Sidoarjo
Jawa Timur
61254

Email Sekretariat:
suraubaitulfatih@gmail.com
baruk46@gmail.com

Web/App Developer:
Hubungi nomor atau email berikut untuk perihal teknis yang berhubungan dengan website/aplikasi Pejalan Ruhani.

aldibudimanputra@gmail.com
Whatsapp link