Artikel & Berita

Share

Indahnya Menjadi Tempayan Retak

Seorang Ibu yang sudah tua memiliki 2 buah tempayan yang digunakan untuk mencari air, yang dipikul di pundak dengan menggunakan sebatang bambu. Salah satu dari

Tragedi Haditsul Ifk: Air Mata Ummul Mukminin

Tertinggal sendiri di gurun dan dituduh berkhianat, Sayyidah Aisyah (ra.) memilih jalan “sabar yang indah”. Simak sejarah bagaimana langit menjawab tetesan air matanya dan membersihkan namanya dari segala tuduhan keji kaum munafik.

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Sekretariat:
Perum Jaya Maspion Permata Beryl
B2-10 Gedangan, Sidoarjo
Jawa Timur
61254

Email Sekretariat:
suraubaitulfatih@gmail.com
baruk46@gmail.com

Web/App Developer:
Hubungi nomor atau email berikut untuk perihal teknis yang berhubungan dengan website/aplikasi Pejalan Ruhani.

aldibudimanputra@gmail.com
Whatsapp link