Teks Keputusan Muktamar “Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah?”

Penjelasan dan Karakteristik Manhaj Ahlussunnah Wal Jama’ah; Akidah, Fikih dan Akhlak, serta Dampak Penyimpangan darinya dalam Tataran Realitas

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepadaSayyidina Muhammad SAW, keluarga dan para sahabat beliau semuanya.

Pada malam Kamis, 21 Dzulqa’dah 1437 H. (25 Agustus 2016) –di tengah berbagai upaya pembajakan istilah “Ahlussunnah Wal Jamaah” oleh kaum Neo Khawarij yang berbagai tindakan salah mereka senantiasa dieksploitasi untuk mencoreng citra agama Islam— terselenggara Muktamar Internasional Ulama Islam, dalam rangka memperingati haul al-Syahid Presiden Syaikh Ahmad Haji Kadyrov rahimahullah dengan tema “Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah? Penjelasan dan Karakteristik Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah; Akidah, Fikih dan Akhlak serta Dampak Penyimpangan darinya di Tataran Realitas.”

Acara ini terselenggara berkat dukungan dari Presiden Ramzan Ahmed Kadyrov hafihzahullah, dengan dihadiri oleh Grand Shaikh Al-Azhar, para mufti dan lebih dari dua ratus ulama dari seluruh dunia.

Berikut poin-poin hasil muktamar:

  1. Menjadikan sambutan Grand Shaikh Al-Azhar sebagai piagam utama muktamar

  2. Ahlussunnah Wal Jama’ah adalah Asy’ariyah dan Maturidiyah “diantaranya para ahli hadits yang berkeyakinan tafwidh (pasrah) pada ayat-ayat mutasyabihah” dalam akidah, empat mazhab Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali dalam fikih, serta ahli tasawuf yang murni –ilmu dan akhlak—sesuai manhaj Imam Junaid dan para ulama yang meniti jalannya. Itu adalah manhaj yang menghargai seluruh ilmu yang berkhidmah kepada wahyu (Al-Quran dan Sunnah), yang telah benar-benar menyingkap ajaran-ajaran agama ini dan tujuan-tujuannya dalam menjaga jiwa dan akal, menjaga agama dari distorsi dan penyimpangan oleh tangan-tangan jahil, menjaga harta dan kehormatan manusia, serta menjaga akhlak yang mulia.

  3. Al-Quran Al-Karim adalah bangunan yang dikelilingi oleh berbagai ilmu yang membantu menggali makna-maknanya, mengetahui tujuan-tujuannya yang mengantarkan manusia kepada ma’rifat kepada Allah SWT, mengeluarkan ilmu-ilmu yang terkandung di dalamnya, merealisasikan kandungan ayat-ayatnya ke dalam kehidupan, peradaban, sastra, seni, akhlak, kasih sayang, kedamaian, keimanan dan pembangunan, serta menyebarkan perdamaian dan keamanan ke seluruh dunia. Sehingga seluruh bangsa, peradaban, dan kebudayaan yang berbeda dapat melihat dengan jelas bahwa agama ini adalah rahmat bagi seluruh semesta alam, serta jaminan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

  4. Manhaj Ahlussunnah Wal Jama’ah adalah manhaj Islam yang paling komprehensif, detil dan akurat. Manhaj ini paling perhatian dalam memilih referensi-referensi ilmiah dan metodologi pendidikan yang mencerminkan secara benar tentang cara berpikir seorang muslim dalam memahami syariat dan mengetahui realitas dengan berbagai kerumitannya serta cara mengharmonikan antara keduanya dengan baik.

  5. Institusi-institusi pendidikan Ahlussunnah Wal Jamaah sejak beberapa abad telah sukses menghasilkan ribuan ulama yang tersebar di seluruh penjuru dunia dari Siberia hingga Nigeria, serta dari Tangier hingga Jakarta. Mereka telah menduduki berbagai posisi dan jabatan, serta mengemban amanah dalam tugas fatwa, peradilan, pendidikan dan penyuluhan agama, sehingga seluruh masyarakat diliputi oleh rasa aman. Mereka juga berhasil memadamkan api fitnah dan peperangan, sehingga kondisi negara menjadi stabil. Dan mereka pun telah menyebarkan ilmu dan pemahaman yang benar.

  6. Sepanjang sejarah, Ahlussunnah Wal Jamaah senantiasa memantau berbagai pemikiran yang menyimpang dan memantau tulisan dan konsep berbagai kelompok. Kemudian mereka menimbang semua itu dalam parameter ilmu serta memberikan kritik dan bantahan. Mereka juga senantiasa menunjukkan keberanian dan ketegasan dalam menghadapi berbagai bentuk penyimpangan. Mereka menggunakan piranti ilmu-ilmu yang kokoh dalam melakukan seleksi dan koreksi. Setiap kali Manhaj Ahlussuunnah Wal Jamaah tersebar secara aktif maka gelombang ekstremisme pasti akan surut. Sehingga, kondisi umat Islam stabil dan dapat konsentrasi dalam menciptakan sebuah peradaban.

    Akhirnya didapati para cendekiawan muslim yang berkontribusi dalam ilmu aljabar, ilmu hitung (arithmetic), trigonometri, ilmu geometri analitis, pecahan, algoritma, berat (massa), kedokteran dan oftalmologi, psikiatri, onkologi, epidemi, embrio, obat-obatan, ensiklopedia farmasi, ilmu flora dan fauna, gravitasi, astronomi, lingkungan hidup, ilmu akustik, ilmu optik dan ilmu-ilmu lainnya. Itu semua adalah buah dari Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah yang tidak terbantahkan.

  7. Sepanjang sejarah, terus bermunculan badai gelombang pemikiran menyimpang yang mengklaim berafiliasi kepada wahyu, namun keluar dari metodologi ilmiah yang benar dan ingin menghancurkannya, serta mengusik keamanan dan kenyamanan masyarakat. Gelombang pertama yang sesat dan membahayakan itu adalah Khawarij klasik hingga sampai pada Neo-Khawarij saat ini dari kalangan Salafi Takfiri dan ISIS serta semua kelompok radikal yang mengikuti jalan mereka yang memiliki kesamaan, yaitu distorsi, pemalsuan dan interpretasi yang salah terhadap ajaran agama ini. Akibatnya, mereka melahirkan puluhan konsep yang rancu dan interpretasi batil yang melahirkan takfir, penghancuran, pertumpahan darah dan pengrusakan serta penodaan citra Islam dan menyebabkan Islam diperangi dan dimusuhi.

    Hal inilah yang meniscayakan para ulama untuk membersihkan Islam dari semua hal itu. Berdasarkan sabda Nabi SAW dalam hadis sahih, “Ilmu ini diemban oleh orang-orang yang adil dari setiap generasi, mereka membersihkan ilmu tersebut dari penyimpangan orang yang melampaui batas, kedustaan para pembuat kebatilan dan interpretasi orang-orang yang bodoh.”

  8. Dengan izin Allah, Muktamar ini merupakan titik balik yang berkah untuk meluruskan penyimpangan akut yang berbahaya yang mendominasi pengertian “Ahlussunnah Wal Jamaah” setelah berbagai upaya pembajakan kalangan ektremis terhadap istilah ini dan membatasinya hanya pada diri mereka serta mengkafirkan umat Islam lainnya. Pelurusan penyimpangan ini dilakukan dengan mengaktifkan metode ilmiah yang kuat dan otentik yang diterapkan oleh institusi-institusi pendidikan kita yang besar yang merupakan benteng keamanan dalam membantah berbagai wacana takfiri dan ekstremis.

    Hal ini juga dilakukan dengan mengirimkan pesan-pesan keamanan, kasih sayang dan perdamaian ke seluruh penjuru dunia sehingga –dengan izin Allah—seluruh negeri kita kembali menjadi mimbar cahaya dan sumber hidayah.

Muktamar ini juga menyimpulkan beberapa rekomendasi berikut ini:

1. Membuat channel televisi yang meliputi skala nasional Rusia untuk menyampaikan citra Islam yang sebenarnya kepada seluruh warga dan berupaya memerangi ekstremisme dan terorisme.

2. Pentingnya menyadari kekuatan media sosial dan mencurahkan segenap kemampuan serta keahlian untuk memanfaatkan media-media tersebut secara serius dan aktif.

3. Mengembalikan kesadaran institusi-institusi pendidikan besar akan eksistensi, sejarah dan manhajnya yang otentik dan telah teruji. Juga agar institusi-institusi tersebut mengajarkan kembali berbagai disiplin ilmu yang terpadu, yang mampu menciptakan para ulama yang mampu membimbing umat, mengatasi berbagai bentuk penyimpangan intelektual, menyebarkan ilmu pengetahuan dan perdamaian, serta menjaga tanah air.

4. Meningkatkan perhatian dan kepedulian untuk mengajarkan semua bidang ilmu keislaman, khususnya ilmu Ushul-Fiqh dan Ilmu Kalam (akidah) untuk memperbaiki metode, meluruskan pemikiran dan membantah argumen-argumen yang menjadi dasar pengkafiran dan ateisme.

5. Membangun pusat keilmuan yang kokoh di Republik Chechnya untuk memantau dan mengkaji kelompok-kelompok kontemporer dan konsep-konsep dasarnya. Juga membuat data base yang valid sebagai sarana untuk membantu membantah dan mengkritik secara ilmiah berbagai pemikiran dan pendapat ekstrimis. Dan para hadirin di muktamar mengusulkan agar pusat keilmuan tersebut diberi nama “Tabshiir” (pencerahan).

6. Perlunya meningkatkan kerjasama antar berbagai lembaga ilmiah yang besar, seperti Al-Azhar Al-Syariif, Al-Qarawiyyin dan Zaitunah, juga antar pusat-pusat ilmu pengetahuan dan penelitian yang ada di dalamnya, juga dengan lembaga-lembaga keagamaan dan ilmiah di Federasi Rusia.

7. Pentingnya membuka sistem pendidikan jarak jauh demi menyebarkan ilmu yang benar, yang dapat melayani siapa saja yang ingin mendalami ilmu dan pengetahuan namun terkendala oleh aktivitas mereka untuk mengikuti sistem pendidikan formal.

8. Memberikan saran kepada seluruh pemerintah akan pentingnya mendukung lembaga-lembaga keagamaan dan pusat-pusat pendidikan yang berbasis pemikiran moderat. Juga memperingatkan seluruh pemerintahan akan bahaya politik adu domba dan upaya membenturkan antar pemahaman keagamaan, karena hanya akan mengakibatkan lebih banyak lagi kekacauan dalam masyarakat, bahkan menghancurkan persatuan bangsa.

9. Para peserta merekomendasikan agar masing-masing pemerintah membuat suatu peraturan untuk melakukan tindak pidana bagi yang menyebarkan kebencian, provokasi, perang saudara, dan permusuhan antar institusi

10. Para peserta merekomendasikan agar institusi Ahlussunnah yang besar -seperti Al-Azhar dan sejenisnya- untuk memberikan beasiswa bagi kaum Muslimin Rusia yang tertarik mendalami studi ilmu Islam.

11. Para peserta merekomendasikan agar muktamar penting ini diselenggarakan secara berkala dalam rangka mengkhidmah tujuan-tujuan yang mulia ini dan sebagai usaha untuk mengikuti berbagai tantangan yang muncul dan menghadapinya.

12. Pembentukan komite khusus untuk memantau pelaksanaan hasil dan rekomendasi yang tertuang dalam pernyataan ini.

Para peserta Muktamar menyampaikan rasa terima kasih yang sangat besar kepada Presiden Chechnya, Ramzan Ahmed Kadyrov, atas usahanya yang diberkahi Allah demi berkhidmat Al-Quran dan Al-Sunnah. Semua mendoakan agar Allah memberikan taufik kepadanya untuk melanjutkan perjuangan ayahandanya, Al-Syahid Syaikh Haji Ahmad Kadyrov, dalam mengkhidmat Islam dan kemanusiaan, serta membela akidah Ahlussunnah Wal Jama`ah. Semoga Allah Yang Maha Kuasa untuk memberikan rahmat dan ridha-Nya kepada Al-Syahid Syaikh Haji Akhmad Kadyrov (alm) dan memuliakannya di taman-taman surga. Dan semoga Allah menjaga Chechnya, dan menjaga keamanan, kemajuan serta kemakmurannya.

Para peserta Muktamar juga mengucapkan terima kasih kepada Kantor Presiden Chechnya atas kerjasamanya yang baik dengan panitia para penyelenggara, Lembaga Sosial Syaikh al-Syahîd Ahmed Kadyrov, Yayasan Sosial yang mendukung budaya Islam, ilmu pengetahuan dan pendidikan, Tabah Foundation, dan seluruh pihak yang berpartisipasi dalam ikut berpartisipasi dalam terselenggaranya Muktamar ini.

Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Baginda dan Maulana Muhammad SAW., pada seluruh keluarga dan para shahabat beliau.

Grozny, Chechnya, 24 Dzulqa`dah 1437H

Sumber: https://chechnyaconference.org/

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Bacaan Lainnya

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Nasihat

Dua Penjaga Manusia

Disebutkan dalam Hakaya Ash Shufiyah إن الله تعالى جعل لأهل الأرض أمانين . الأول : رسول الله صلى الله عليه وسلم . والثاني : الاستغفار

Tasawuf

Jalan Menuju Allah

Banyak orang mencari Allah Ta’ala, dengan berbagai cara dan mencari keluar kemana-mana, tetapi tidak ketemu, karena salah alamat. Bagi pejalan ruhani jika tidak tahu peta

Thariqat

Perbedaan Fungsi Antara Al-Qur’an & Dzikir

Imam Ghozali ditanya, “Anda mengagung-agungkan perkara dzikir, apakah dzikir itu lebih agung derajatnya dari membaca Al-Qur’an?” Imam Ghozali menjawab; فاعلم أن قراءة القرآن أفضل للخلق

Tauhid & Ma'rifat

Al-Ghayyur: Allah Maha Pencemburu

Allah (swt) adalah “Al-Ghayyur” atau “Tuhan Yang Maha Pencemburu”. Dia menyuruh diri kita untuk menyatukan semua cinta yang kita rasakan ke dalam Cinta Ilahiah-Nya; untuk

Hadits

Engkau Akan Bersama dengan Orang yang Kau Cintai

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan bahwa seseorang bertanya kepada Nabi saw, “Kapan terjadi hari kiamat, wahai Rasulullah?” Beliau saw berkataَ, “Apa yang telah engkau

Kewalian

Bay’at dengan Imam Mahdi (as)

Suatu ketika pada tahun 1970–tahun 70an, barangkali 1971, saya sedang dalam khalwat, tetapi tidak 100% khalwat, itu adalah setengah khalwat. Saya sedang duduk dan menulis

Fiqh

Memahami Musik Dengan Utuh

Oleh: Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya Dalam menikmati musik, setiap orang pasti mengalami pergeseran dari waktu ke waktu. Perubahan minat seseorang terhadap genre atau warna

Tasawuf

Mengenal Bisikan Dalam Jiwa

Syaikh Abdul Qadir al-Jilani qs. pernah ditanya muridnya tentang al-khatir (bisikan jiwa), lalu Beliau menjawab: “Memang apa yg engkau ketahui tentang al-khatir? Al-khatir itu bisa

Kemursyidan

Definisi Mursyid

Mursyid dalam literatur tasawuf berarti pembimbing spiritual bagi orang² yg menempuh jalan khusus mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Allah Ta’ala. Tugas dan fungsi Mursyid ialah membimbing,

Fiqh

Urutan Memotong Kuku

Suatu hari Grandsyekh (q) berkata kepada saya, “Tolong potong kukuku.” MasyaaAllah, beliau mempunyai sebuah pisau yang besar, dan sepanjang hidup saya, saya belum pernah melihatnya

Tasawuf

Memelihara Sadar dan Tenang

“Wahai jiwa yg tenang! Kembalilah kepada Rabb-mu dengan hati yg puas lagi di-ridhai-Nya! Kemudian masuklah ke dalam (jama’ah) hamba²Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku!” (QS.

Tasawuf

Bagaimana Bahagia dari Dalam Diri

Sebagian besar dari kita menganggap bahagia itu ada syaratnya dan ada di luar diri kita. Saya akan bahagia jika keinginan saya terpenuhi, saya akan bahagia

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj

17 Feb - 27 Feb

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Baitul Amin 6

Bekasi

Ghausil Amin

Jember

Ramadhan

7 Apr - 17 Apr

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

El Amin

Pekanbaru

Karya Limboto

Gorontalo

Hari Guru

10 Jun - 20 Jun

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Baitul Amin 6

Bekasi

Akhlaqul Amin

Lombok

Mujibul Amin

Samarinda

Idul Adha

29 Jun - 9 Jul

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Maulid Nabi

29 Sep - 9 Okt

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Baitul Amin 6

Bekasi

Ghausil Amin

Jember

El Amin

Pekanbaru

Rutin

15 Des - 25 Des

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Akhlaqul Amin

Lombok

Karya Limboto

Gorontalo

Ar Rahman

Johor Baru

Download:

Fathur Rabbani

38. Keutamaan Laa ilaaha illa Allah

Dlm Fathur Rabbani: Majelis ke-38: “Keutamaan Laa ilaaha illa Allah” Pengajian Ahad pagi, 7 Rajab 545 H. di Ribath. Rasulullah Saw. bersabda: “Payahkanlah setan²mu dengan

Nasihat

Dua Penjaga Manusia

Disebutkan dalam Hakaya Ash Shufiyah إن الله تعالى جعل لأهل الأرض أمانين . الأول : رسول الله صلى الله عليه وسلم . والثاني : الاستغفار

Tasawuf

Jalan Menuju Allah

Banyak orang mencari Allah Ta’ala, dengan berbagai cara dan mencari keluar kemana-mana, tetapi tidak ketemu, karena salah alamat. Bagi pejalan ruhani jika tidak tahu peta

Thariqat

Perbedaan Fungsi Antara Al-Qur’an & Dzikir

Imam Ghozali ditanya, “Anda mengagung-agungkan perkara dzikir, apakah dzikir itu lebih agung derajatnya dari membaca Al-Qur’an?” Imam Ghozali menjawab; فاعلم أن قراءة القرآن أفضل للخلق

162 Masalah Sufistik

Masalah 42

162 Masalah Sufistik (Masalah 42): Syaikh Abdullah bin Ahmad az-Zubaidi ra. bertanya: “Tentang rasa panas yg didapati oleh sebagian orang yg suka berdzikir yg mana

Bidayatul Hidayah

26. Adab Mandi

آداب الغسل فإذا أصابتك جنابة، من احتلام أو وقاع، فخذ الإناء إلى المغتسل، واغسل يديك أولا ثلاثا، وأزل ما على بدنك من قذر، وتوضأ كما

Risalatul Mu'awanah

87. Uzlah (Mengucilkan Diri)

Dlm Risalatul Mu’awanah: 87. Uzlah (Mengucilkan Diri) (وعليك) إذا تفاحش ظهور المعاصي والمنكراتفي موضع أنت فيه وأيست من قبول الحق بالعزلة فإن فيها السلامة، أو

Al-Hikam

119. Allah Menutupi Rahasia Kewalian

Hikmah 119 dlm Al-Hikam: “Allah Menutupi Rahasia Kewalian” سُبْحاَنَ من سَتَرَ سِرَّالخُصُوصيَّةِ بِظُهُورِ البَشَرِيَّةِ وَظَهرَ بِعَظَمةِ الرُّبُوْبِيَّةِ فِى اِظهاَرِالعُبُودِيَّةِ Maha Suci Allah yg telah menutupi

Tauhid & Ma'rifat

Al-Ghayyur: Allah Maha Pencemburu

Allah (swt) adalah “Al-Ghayyur” atau “Tuhan Yang Maha Pencemburu”. Dia menyuruh diri kita untuk menyatukan semua cinta yang kita rasakan ke dalam Cinta Ilahiah-Nya; untuk

Fathur Rabbani

38. Keutamaan Laa ilaaha illa Allah

Dlm Fathur Rabbani: Majelis ke-38: “Keutamaan Laa ilaaha illa Allah” Pengajian Ahad pagi, 7 Rajab 545 H. di Ribath. Rasulullah Saw. bersabda: “Payahkanlah setan²mu dengan

162 Masalah Sufistik

Masalah 42

162 Masalah Sufistik (Masalah 42): Syaikh Abdullah bin Ahmad az-Zubaidi ra. bertanya: “Tentang rasa panas yg didapati oleh sebagian orang yg suka berdzikir yg mana

Bidayatul Hidayah

26. Adab Mandi

آداب الغسل فإذا أصابتك جنابة، من احتلام أو وقاع، فخذ الإناء إلى المغتسل، واغسل يديك أولا ثلاثا، وأزل ما على بدنك من قذر، وتوضأ كما

Risalatul Mu'awanah

87. Uzlah (Mengucilkan Diri)

Dlm Risalatul Mu’awanah: 87. Uzlah (Mengucilkan Diri) (وعليك) إذا تفاحش ظهور المعاصي والمنكراتفي موضع أنت فيه وأيست من قبول الحق بالعزلة فإن فيها السلامة، أو

Al-Hikam

119. Allah Menutupi Rahasia Kewalian

Hikmah 119 dlm Al-Hikam: “Allah Menutupi Rahasia Kewalian” سُبْحاَنَ من سَتَرَ سِرَّالخُصُوصيَّةِ بِظُهُورِ البَشَرِيَّةِ وَظَهرَ بِعَظَمةِ الرُّبُوْبِيَّةِ فِى اِظهاَرِالعُبُودِيَّةِ Maha Suci Allah yg telah menutupi

Sabilus Salikin

187. Hukum Perempuan Menjadi Mursyid dalam Tarekat

Dalam dunia tarekat, yang menjadi mursyid atau khalifah semuanya adalah dari kalangan pria. Hal ini disebabkan karena syarat seorang mursyid adalah laki-laki. Oleh karena itu,

Sabilus Salikin

186. Menggerakkan atau Menundukkan Kepala Ketika Berzikir

Tanya: Bagaimana hukum menggerak-gerakkan atau menundukkan kepala ketika berzikir? Jika dengan menggerak-gerakkan atau menundukkan kepala itu bisa menjadikan diri orang yang berzikir lebih khusyuk, maka

Sabilus Salikin

185. Tidak Boleh, Memberi Baiat Kepada Anak Kecil

Tanya: Menurut keputusan kongres Jam`iyah Tarekat Mu’tabarah di Tegal Rejo, bahwa orang baiat tarekat “mu’tabarah” diwajibkan menjalaninya. Lalu bagaimana hukumnya orang yang memberi baiat kepada

Sabilus Salikin

184. Masuk Tarekat Secara Bersama

Tanya: Apakah boleh seorang masuk tarekat Naqsyabandiyah dan lainnya secara bersama? Apakah demikian itu tidak seperti sebutir telur dierami dua induk ayam, sehingga akhirnya menjadi

Sabilus Salikin

183. Tanya Jawab Tasawuf dan Tarekat

Tanya: Bagaimana hukum masuk tarekat dan mengamalkannya? Jawab: Jikalau yang dikehendaki masuk tarekat itu belajar membersihkan hati dari sifat-sifat yang rendah, dan menghiasi sifat-sifat yang

Sabilus Salikin

182. Muraqabah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

Muraqabah memiliki perbedaan dengan zikir terutama pada obyek pemusatan kesadaran (kosentrasinya). Zikir memikili obyek perhatian pada simbol, yang berupa kata atau kalimat, sedangkan muraqabah menjaga

Sabilus Salikin

181. Rabitah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

Pengertian rabitah atau wasilah adalah perantara guru (syaikh), yaitu murid berwasilah pada guru (syaikh). Menurut al-Khalidi dalam kitabnya Bahjah as-Saniyah halaman 64, rabitah adalah menghadirkan rupa guru

Sabilus Salikin

180. Suluk Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

Istilah suluk (merambah jalan kesufian) terdapat dalam Al-Qur’an Surat an-Nahl; 69. فَاسْلُوْكِىْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلاً ) النحل: 69 ( …. dan tempuhlah jalan Tuhan-mu yang telah

Sabilus Salikin

179. Pembaiatan

Dalam pelaksanaan zikir, Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah melakukan beberapa tata acara amaliyah yang sudah ditetapkan, seperti baiat. Prosesi pembaiatan dalam Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah biasanya

Sabilus Salikin

177. Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah

Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah merupakan gabungan dari Tarekat Qadiriyah dan Tarekat Naqsyabandiyah (TQN) yang didirikan oleh Syaikh Ahmad Khatib Sambas (1802-1872 M.) yang dikenal sebagai penulis

Sabilus Salikin

176. Aurad Tarekat Sanusiyah

Aurad Tarekat Sanusiyah secara umum yaitu: Membaca Al-Qur’an al-Karim Membaca istighfar Membaca tahlil Membaca salawat kepada Nabi Muhammad saw. Aurad Tarekat Sanusiyah yang telah ditulis

Sabilus Salikin

175. Sanad Tarekat Sanusiyah Melalui Enam Jalur Tarekat

Sanad Tarekat Hidiriyah Muhammadiyah yang diterima Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Ahmad al-Rifi al-Qal’i bin Abdu Qadir dari Syaikh Muhammad bin ‘Ali al-Syarif dari Syaikh Abi Abbas al-‘Aroisyi

Sabilus Salikin

174. Kewajiban Salik Tarekat Sanusiyah

Kewajiban salik Tarekat Sanusiyah untuk melakukan dakwah berpegang pada beberapa pedoman.  Menyampaikan wahyu Allah kepada manusia, meliputi menjelaskan dasar-dasar dan kaidah agama kepada manusia, menjelaskan

Sabilus Salikin

173. Tarekat Sanusiyah

Pendiri tarekat ini adalah Syaikh Muhammad bin Ali bin Sanusi bin Arabi bin Muhammad bin Abdul Qadir bin Syahidah bin Khamim bin Yusuf bin Abdullah

Sabilus Salikin

172. Aurad Tarekat Idrisiyah

Berikut ini adalah tata cara mengamalkan zikir Tarekat Idrisiyah yang dijelaskan di dalam kitab al-Nafahât al-Aqdasiyah fi Syarh al-Shalawât al-Ahmadiyah al-Idrisiyah, halaman: 21-22. Mukadimah aurad, membaca; بِسْمِ

Silakan muat-ulang halaman.

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

Share via
Copy link
Powered by Social Snap