Kurun 15: Doa YM. Ayahanda Guru

DOA YM. AYAHANDA GURU:

“Ya Allah, kami memasuki Kurun 15 yg lebih mendalam.

Ya Allah, bukakanlah hati sanubari kami hijrah dari segala sifat² kami yg onar, bukakanlah hati sanubari kami Ya Allah, untuk menerima segala Ajaran-Mu dan Titah-Mu dan sabda Rasulullah Saw., yg dikumandangkan terus oleh Al Ulama Warasatul Anbiya, Shalihin dan Shiddiqin.

Ya Allah, tiada lain yg dapat menyelamatkan kami melainkan Petunjuk-Mu melalui Rasulullah Saw. dan sekalian Auliya’²Mu.

Ya Allah, bukakanlah hati sanubari kami, berhasilkanlah kami Ya Allah Menanamkan Kalimah-Mu Yang Maha Akbar di dalam hati sanubari kami karena kami sekarang mengerti. Bahwa hati kami itulah yg menjadi pusat daripada pemerintahan diri kami sendiri, harus tertanam di dalamnya Kalimah Allah dengan metodologinya sehingga kami berubah. Sehingga seluruh jagad dalam diri kami akan tunduk kepada Kalimatullaahi Hiyal ‘Ulyaa, yg akan menyelamatkan diri kami, kampung halaman kami, keluarga kami, dan menyelamatkan akan jagad raya ini dengan segala kemusnahan yg di akibatkan oleh peperangan, sengketa, angkara murka, perbuatan anak setan-jin dan manusia. Dan segala keonaran itu akan mengundang Amarah-Mu. Yg Engkau turunkan dalam bentuk segala bencana alam, segala bermacam-macam penyakit, yg memusnahkan, dan otomatis daripada hukum² yg berlaku, menurut Kodrat dan Iradat-Mu.

Ya Allah, Yang Maha Rahman dan Maha Rahim, kami yakin Engkau Maha Rahman dan Maha Rahim, kami yakin Engkau adalah Pemurah dan Penyayang menyelamatkan umat manusia, tetapi yg memasukkan umat manusia itu ke dalam kehancuran adalah dia sendiri karena dia menentang akan Hukum-Mu, menentang akan Peraturan-Mu, menentang akan segala Undang²Mu yg Engkau tanamkan dalam dunia dan akhirat. Mereka tidak mengetahui, mereka kurang paham, memang, kebodohan dan kemiskinan dapat membawa mereka kepada kekafiran dan kepada neraka. Oleh sebab itu,

Ya Allah, cerdaskanlah mereka, bukakanlah hati sanubari mereka, hingga kurun 15 ini dapat selamat menurut yg Engkau ridhai, hingga terciptalah dalam diri kami dan di luar diri kami, apa yg dihajati oleh bangsa dan negara kami, oleh diri kami sendiri yaitu:
“Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur”, yaitu:
“Suatu suasana yg baik, tentram, aman, makmur, adil yg Diridhai Allah Ta’ala. Perkenankanlah permintaan kami ini Ya Allah”.

Ya Allah, sadarkanlah umat dunia ini, khususnya umat Islam, dan khususi, khususi wal khususi yaitu: kaum kami yg mengamalkan Thariqatullah karena kalau mereka menyimpang daripada Syariat Islam, mereka akan menghianati Thariqat sendiri, dan turut menghancurkan akan Thariqatullah yg Maha Mulia. Yg Maha Pokok dalam diri manusia yg mengendalikan, “duduk” dalam hati sanubarinya Kalimatullaahi Hiyal ‘Ulyaa. Perkenankanlah Ya Allah.

“Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin.”

(YMMAG, 1985)

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Catatan Lainnya

54. Sukr/Sakr

Sukr berarti mabuk, kemabukan. Meminum yang semakin meningkat menjadi kemabukan.

51. Shawq

Shawq berarti gairah, yaitu hasrat hati untuk berjumpa dengan Sang

Rekomendasi

Play Video

Kitab Tanwirul Qulub: Syaikh Muhammad Amin Al-Kurdi (qs) adalah salah satu tokoh yang sangat berpengaruh di Universitas Al Azhar Mesir. Dalam menjalankan aktivitas syariatnya, sosok ini dikenal bermadzhab Syafi’i. Di luar aktivitas syariat, nilai-nilai spiritualitas berhasil dibangun saat terjun ke majelis Tarekat Naqsyabandiyah. Bahkan pada abad ke-14 H, beliau menjadi pilar penting dalam tarekat ini di Mesir. Beliau wafat pada Ahad malam tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun 1332 H.

Rekomendasi

100 Langkah

Syaikh Muhammad Amin Al-Kurdi adalah salah satu tokoh yang sangat berpengaruh di Universitas Al Azhar Mesir. Dalam menjalankan aktivitas syariatnya, sosok ini dikenal bermadzhab syafi’i. Di luar aktivitas syariat, nilai-nilai spiritualitas berhasil dibangun saat terjun ke majelis Tarekat Naqsyabandiyah. Bahkan pada abad ke-14 H, beliau menjadi pilar penting dalam tarekat ini di Mesir. Beliau wafat pada Ahad malam tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun 1332 H.

Fathur Rabbani

Syaikh Muhammad Amin Al-Kurdi adalah salah satu tokoh yang sangat berpengaruh di Universitas Al Azhar Mesir. Dalam menjalankan aktivitas syariatnya, sosok ini dikenal bermadzhab syafi’i. Di luar aktivitas syariat, nilai-nilai spiritualitas berhasil dibangun saat terjun ke majelis Tarekat Naqsyabandiyah. Bahkan pada abad ke-14 H, beliau menjadi pilar penting dalam tarekat ini di Mesir. Beliau wafat pada Ahad malam tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun 1332 H.

Tanwirul Qulub

Syaikh Muhammad Amin Al-Kurdi adalah salah satu tokoh yang sangat berpengaruh di Universitas Al Azhar Mesir. Dalam menjalankan aktivitas syariatnya, sosok ini dikenal bermadzhab syafi’i. Di luar aktivitas syariat, nilai-nilai spiritualitas berhasil dibangun saat terjun ke majelis Tarekat Naqsyabandiyah. Bahkan pada abad ke-14 H, beliau menjadi pilar penting dalam tarekat ini di Mesir. Beliau wafat pada Ahad malam tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun 1332 H.

Tasawuf

Mengenal Qolbu, Ruh, Akal dan Nafsu

Apa itu Qolbu? Qolbu pada dasarnya memiliki makna ganda. Ada makna secara syariah dan hakikiyah. Secara syariah Qolbu diartikan sebagai segumpal daging yg mana baik

Biografi

Syaikh al-Akbar Muhyiddin Ibnu Arabi

Syaikh al-Akbar (Guru Teragung), demikian Ibnu Arabi sering disapa. Ada pula yang menyapanya Muhyiddin (Penghidup Agama), atau al-Kabrit Al-Ahmar (Belerang Merah). Sang pengusung ajaran wahdat

Berbagai Thariqat

Sama’ – Tarian Darwis Tarekat Mawlawiyah

Suatu saat Mawlana Syaikh Jalaluddin ar-Rumi tengah tenggelam dalam kemabukannya dalam tarian Sama’, ketika itu seorang sahabatnya memainkan biola dan ney (seruling), beliau mengatakan, “Seperti juga ketika shalat

Adab

Adab Mencari Ilmu (Tasawuf)

Syaikh Abu Nashr as-Sarraj berkata, “Saya mendengar Ahmad bin Ali al-Wajihi berkata, saya mendengar Abu Muhammad al-Jariri berkata, “Duduk untuk bermudzakaroh (belajar ilmu) akan menutup

Thariqat

Thariqah Umum & Thariqah Khusus

Thariqah/Tarekat yg umum dan tarekat yg khusus bisa kita lihat dan kita fahami berdasarkan konsep mujahadah dalam agama Islam seperti yg diutarakan oleh Ibn Khaldun

Berbagai Thariqat

Sejarah Tarekat Rifa’iyah

Dalam agama Islam, banyak sekali aliran keagamaan yang berkembang, baik dalam bidang ilmu kalam (teologi) atau akidah, fikih, tasawuf, maupun lainnya. Dibandingkan bidang teologi dan

Adab

Adab Murid Terhadap Dirinya Sendiri

Adab-adab murid yang harus diperhatikan untuk dirinya sendiri dalam kehidupan tarekat banyak sekali, tetapi yang terpenting dan yang paling utama ialah bahwa ia meyakini Allah

Fiqh

Tasawuf dan Gugurnya Kewajiban Syari’at

Kita sering menemukan adanya provokator dalam setiap bidang kehidupan, baik dalam bidang keagamaan, politik, keilmuan bahkan dalam bidang tasawuf itu sendiri. Tujuan para provokator tersebut

Biografi

Dzun Nun al-Mishri

Beliau adalah seorang sufi agung yang memberikan kontribusi besar terhadap dunia pemahaman dan pengamalan hidup dan kehidupan secara mendalam antara makhluk dengan Sang Pencipta, makhluk

Silakan muat-ulang halaman.
Share via
Copy link
Powered by Social Snap