Hikmah 66

Hikmah 66 dlm Al-Hikam:

“Nur, Bashirah Dan Hati”

الاَنْواَرُ مطَايَا القُلوُبِ والاَسرَارِ

“Nur (cahaya) iman dan nur keyakinan itu sebagai kendaraan yg mengantarkan hati manusia dan asror (rahasia) ke hadirat Allah.”

Nur Ilahiyah yg diberikan Allah kepada hamba-Nya itu biasanya hasil sebab dzikir dan latihan² ruhani. Nur itu yg menjadi kendaraan hati dan sirr yg menyampaikan pada tujuannya, yaitu masuk dan taqarrub kehadirat Allah Ta’ala. Nur ini juga disebut Nur Warid.

Syaikh Abdullah as-Syarqawi mensyarah:

Yg dimaksud dengan ”cahaya” di sini ialah cahaya Ilahi yg masuk ke dalam hati murid. Biasanya, cahaya ini didapat dengan dzikir dan riyadhah. “Kendaraan hati” dapat membawa hati menuju Allah hingga sampai ke hadirat-Nya dan mendekati-Nya. Adapun “rahasia jiwa” menurut kaum Sufi ialah kedalaman hati, bukan mata hati. Wallaahu a’lam

Mulai perjalanan Tasawuf Anda sekarang.

Dengan panduan Guru Sufi (Murysid) di atas Jalan (Tarekat) Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah.

PENGENALAN

KONTAK PERSON

Abangda Teguh
Baitul Fatih, Sidoarjo

Abangda Fariz
Baitul Malik, Depok

Mulai perjalanan Tasawuf Anda sekarang.

Dengan panduan Guru Sufi (Murysid) di atas Jalan (Tarekat) Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah.

PENGENALAN

KONTAK PERSON

Abangda Teguh
Baitul Fatih, Sidoarjo

Abangda Fariz
Baitul Malik, Depok