Hikmah 36

Hikmah 36 dlm al-Hikam:

مَنْ أَشْرَقَتْ بِدَايَتُهُ أَشْرَقَتْ نِهَايَتُهُ.

Siapa yg terang (makmur) waktunya dengan taat di masa salik (permulaannya), pasti akan terang pula di masa akhirnya (sampainya) dengan cahaya nur makrifat.

Siapa yg kuat tawakkalnya di masa bidayah (permulaan), maka akan terang terus hingga masa sampainya kehadirat Tuhannya.

KH. Sholeh Darat mensyarah:

Barangsiapa mengawali ibadahnya dengan tulus dan ikhlas, niscaya akan mendapatkan akhir yg bersinar, dengan meraih terangnya hati, makrifat Allah, dan hilangnya kesusahan nafsu.

Syaikh Abdullah as-Syarqawi mensyarah:

Siapa yg awalnya cerah dan bersinar, misalnya: mengisi waktunya dengan berbagai macam ketaatan, wirid, dan bersabar sepenuh hati dalam menjalaninya, maka akhir perjalanannya akan bersinar pula. Bersinar karena memancarnya berbagai nur dan makrifat kepadanya dan hilangnya berbagai kekeruhan jiwa yg menjadi penghalang antara dirinya dengan Tuhannya.

Demikian pula sebaliknya, siapa yg usahanya kurang di awal, maka di akhir dia tidak akan mendapatkan kegemilangan. Sekiranya ia diberikan keberhasilan, keberhasilan itu lebih lemah daripada yg lain. Bisa jadi, pengertian “bersinar di awal” disini ialah kembali kepada Allah dan bertawakkal kepada-Nya. Adapun makna “bersinar di akhir” ialah wushul/berhasil sampai kepada-Nya. Ini sesuai dengan hikmah sebelumnya. Wallaahu a’lam

Mulai perjalanan Tasawuf Anda sekarang.

Dengan panduan Guru Sufi (Murysid) di atas Jalan (Tarekat) Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah.

PENGENALAN

KONTAK PERSON

Abangda Teguh
Baitul Fatih, Sidoarjo

Abangda Fariz
Baitul Malik, Depok

Mulai perjalanan Tasawuf Anda sekarang.

Dengan panduan Guru Sufi (Murysid) di atas Jalan (Tarekat) Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah.

PENGENALAN

KONTAK PERSON

Abangda Teguh
Baitul Fatih, Sidoarjo

Abangda Fariz
Baitul Malik, Depok