24. Neraka

Neraka sungguh nyata adanya, kita wajib meyakini keberadannya. Kenyataan ini ditegaskan di dalam Alqur’an dan hadis. Allah Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” [QS. at-Tahrim 66:6]

Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya api kalian di dunia ini hanya satu bagian dari tujuh puluh bagian api (neraka) Jahanam. Seandainya api yang hanya satu bagian itu tidak aku padamkan dua kali dengan air, niscaya kalian tidak dapat memanfaatkannya.” Hadis ini diriwayatkan oleh al-lmam Ahmad, Ibnu Hibban di dalam Shahih-nya, dan al-Baihaqi. Ibnu Majah dan al-Hakim menilai hadis ini shahih, dan dalam riwayat mereka ada tambahan, “Dan api itu berdoa kepada Allah agar tidak dikembalikan lagi ke dalam neraka.”

Yang dimaksud dengan neraka adalah rumah penyiksaan dengan semua tingkatannya. Allah Ta’ala telah menciptakannya dan menyediakannya untuk orang-orang kafir yang akan abadi berada di dalamnya, juga untuk sebagian mukmin yang berdosa yang akan menghuni neraka dalam waktu tertentu dan kemudian dikeluarkan darinya, sesuai kehendak Allah Ta’ala.

Kesimpulannya, golongan yang selamat dari neraka ada dua. Pertama, yang selamat dari semua siksa neraka. Ini adalah kelompok muslim yang taat dan terbebas dari berbagai keburukan. Kedua, kelompok yang mendapat siksa ringan, seperti tergores duri. Kelompok ini adalah sebagian kaum muslim yang berdosa, tetapi kebaikannya masih lebih banyak daripada keburukannya.

Golongan yang tidak selamat dari neraka juga ada dua. Pertama, orang kafir yang akan kekal di dalam neraka. Kedua, orang mukmin yang amal buruknya melebihi amal baiknya. Mereka tidak kekal di dalam neraka.

Neraka yang merupakan rumah penyiksaan itu bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Mudah-mudahan Allah melindungi kita hingga tidak sampai terjerumus ke dalamnya.

Neraka terdiri dari tujuh tingkatan. Yang paling atas adalah Jahannam, diperuntukkan bagi orang mukmin yang dihisab sesuai kadar dosanya. Neraka ini kelak akan lenyap setelah semua kaum mukmin yang sempat memasukinya diangkat keluar. Di bawah Jahannam adalah Lazha, diperuntukkan bagi orang Yahudi. Kemudian di bawahnya lagi ada al-Huthamah, disediakan bagi orang Nasrani. Di bawahnya lagi adalah as-Sa’ir, disediakan untuk kaum Shabi’in, yakni kelompok Yahudi yang bertambah-tambah kesesatannya. Kemudian di bawahnya lagi adalah Neraka Saqar, diperuntukan bagi orang Majusi, yakni para penyembah api. Lalu al-Jahim, disediakan untuk para penyembah berhala. Yang terakhir adalah al-Hawiyah, disediakan untuk kaum munafiq.

Tanwirul Qulub

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Buku Lain

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Tingkatan Alam Menurut Para Sufi

“Tingkatan Alam Menurut Para Sufi” فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُّوحِى فَقَعُوا لَهُۥ سٰجِدِينَ “Maka…

Islam, Iman dan Ihsan

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى…

Hidup Ini Terlalu Singkat

Postingan yg indah dari Bunda Amanah: Bismillahirrahmanirrahim. “Hidup ini Terlalu Singkat” Oleh: Siti Amanah Hidup…
All articles loaded
No more articles to load

Mengenal Yang Mulia Ayahanda Guru

Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin al-Khalidi qs.

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj (Rajab)

26 Jan - 05 Feb

Ramadhan

30 Mar - 09 Apr

Hari Guru & Idul Adha

20 Jun - 30 Jun

Muharam

27 Jul - 06 Ags

Maulid Nabi

28 Sep - 08 Okt

Rutin

30 Nov - 10 Des

All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
Email
Print

Daftar Isi