08. Surat Syaikh Ibnu Atha’illah Untuk Sahabatnya

Surat Syaikh Ibnu Atha’illah Untuk Sahabatnya – 8:

فمازالت مطية عزمه لايقر قرارها دائما تسايرها إلى أن أناخت بحضرة القدس وبساط الأنس محل المفاتحة والمواجهت والمجالسة والمحادثة والمشاهدة والمطالعة فصارت الحضرة معشش قلوبهم إليها يأوون وفيها يسكنون.

Kendaraan semangatnya terus berjalan tiada henti sampai berlabuh di hadirat Ilahi, di atas hamparan kesenangan, tempat kelapangan, berhadapan dengan-Nya, bercakap-cakap dan menyaksikan-Nya, dan bersimpuh di tempat belajar ilmu-Nya sehingga hadirat Ilahi itu menjadi sarang hati mereka. Kesana mereka kembali dan di sana pula mereka tetap tinggal.

Kendaraan tekadnya terus berjalan dan tidak berhenti karena tak ada yg menghalanginya. Biasanya, yg menghalangi kendaraan tekad itu ialah sikap bergantung kepada selain Allah Ta’ala, misalnya terhadap dunia, atau berupa hal² yg menghambat perjalanan salik untuk sampai kepada Allah Ta’ala, seperti karamah, mukasyafah, ahwal, dan maqam. Semua itulah yg sering menghentikan kendaraan tekad seorang yg berakal untuk berbuat.

Perjalanan kendaraan itu terus berlanjut hingga tertambat di hadirat Allah Ta’ala dan hamparan kesenangan. Hadirat Allah Ta’ala digambarkan dengan pelataran raja besar, tempat para utusan datang beristirahat saat bertandang ke tempatnya.

Syaikh Ibnu Atha’illah menjelaskan sifat hadirat Allah Ta’ala itu dengan tempat kelapangan, berhadap-hadapan dengan Allah Ta’ala, bercengkerama dan bercakap-cakap tentang rahasia-Nya, menyaksikan Allah Ta’ala secara batin setelah orang itu kehilangan kesadarannya, serta tempat ia mendapatkan ilmu keghaiban.

Seseorang, jika masuk ke hadapan singgasana raja dunia yg agung, ia akan merasa lapang karena raja itu menyambutnya dengan baik. Raja itu juga akan menemuinya langsung, lalu duduk di hadapannya dan bercakap-cakap bersamanya. Semua itu adalah buah dari pertemuan. Rasa senang dan lapang ini dirasakan karena ia mendapatkan kehormatan untuk dapat melihat raja langsung. Padahal, sebagai seorang penguasa, raja itu enggan menghadapi orang biasa sepertinya.

Demikian pula seorang salik, jika ia telah sampai ke hadirat Allah Ta’ala, Dia akan menyambutnya dengan keterbukaan dan keramahan serta memberinya ilmu dan makrifat Rabbani yg tidak diketahui hakikatnya, kecuali oleh orang yg telah sampai kesana dan merasakan apa yg dirasa oleh orang² yg dekat dengan Tuhannya. Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita semua termasuk di antara mereka.

Hadirat Tuhan itu menjadi penenang hati mereka atau menjadi tempat bagi hati mereka merasakan ketenangan dan kedamaian, seperti halnya sarang burung yg menjadi tempat tinggal dan berteduh bagi mereka. Wallaahu a’lam

Surat Syaikh Ibnu Atha'illah

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Buku Lain

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Tingkatan Alam Menurut Para Sufi

“Tingkatan Alam Menurut Para Sufi” فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُّوحِى فَقَعُوا لَهُۥ سٰجِدِينَ “Maka…

Islam, Iman dan Ihsan

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى…

Hidup Ini Terlalu Singkat

Postingan yg indah dari Bunda Amanah: Bismillahirrahmanirrahim. “Hidup ini Terlalu Singkat” Oleh: Siti Amanah Hidup…
All articles loaded
No more articles to load

Mengenal Yang Mulia Ayahanda Guru

Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin al-Khalidi qs.

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj (Rajab)

26 Jan - 05 Feb

Ramadhan

30 Mar - 09 Apr

Hari Guru & Idul Adha

20 Jun - 30 Jun

Muharam

27 Jul - 06 Ags

Maulid Nabi

28 Sep - 08 Okt

Rutin

30 Nov - 10 Des

All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
Email
Print
Copy link
Powered by Social Snap