175. Sanad Tarekat Sanusiyah Melalui Enam Jalur Tarekat

Sanad Tarekat Hidiriyah Muhammadiyah yang diterima Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Ahmad al-Rifi al-Qal’i bin Abdu Qadir dari Syaikh Muhammad bin ‘Ali al-Syarif dari Syaikh Abi Abbas al-‘Aroisyi Ahmad bin Idris dari Abdul Wahab al-Tasi (W.1099 H) dari Abdul ‘Aziz al-Dibaghi (W.1131 H) dari Nabi Khidir a.s.

Sanad Tarekat Nashiriyah yang diterima oleh Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Muhammad bin Muhammad bin Abd al-Salam (kota Fas/W.1173 H) dari Syaikh Ahmad bin Muhammad bin Nashir (W.1129 H) dari Syaikh Muhammad Al-Syahir bin Nashir al-Dar’i (W.1035 H).

Sanad Tarekat al-Syadzili yang diterima oleh Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Abi al-Abbas al-‘Aroisyi dari Syaikh Abi Qasim al-Waziri (W.1213 H) dari Syaikh Abi Hasan ‘Ali Mu’ammir yang dijuluki Jamal bin Abd. Al-Rahman bin Muhammad bin Ibrahim bin Imran al-Idrisi al-Hasani al-Imrani (Kota Fas W.1194 H) dari Syaikh Muhammad al-‘Arabi bin Abdullah Al-Andalusi Spanyol (W.1133 H).

Syaikh Muhammad dari Syaikh Ahmad bin Abdullah dari Syaikh Qasim al-Khossos (W. 1083 H) dari Syaikh Muhammad bin Abdullah (W. 1062 H) dari Syaikh Abd. Al-Rahman Al-Fasi al-Fahri (W.1036 H) dari Syaikh Yusuf al-Fazi al-Fahri (W.1013 H) dari Syaikh Abd. Al-Rahman bin ‘Iyad yang dikenal dengan julukan al-Majdub dari Syaikh ‘Ali bin Ahmad al-Son Haji yang dikenal julukan al-Dawwar dari Syaikh Abu Nur bin Ilmi Amhan dari Syaikh Ahmad Zaruq (kota Dafin W.899 H) dari Syaikh Abu Al-Abbas ‘Ali bin Wafa.

Syaikh Abul Abbas dari Syaikh Yahya bin Ahmad al-Wafa dari Syaikh ‘Ali bin Wafa dari Syaikh Muhammad Wafa dari Syaikh Mahmud al-Bahili dari Syaikh Tajuddin Muhammad bin Athoillah dari Syaikh Abû al-‘Abbâs al-Mursî dari Syaikh Abu Hasan al-Syadzili (W. 654 H) dari Syaikh Abd. Al-Salam bin Masyisy al-Idrisi al-Hasani (W. 625 H) dari Syaikh Abd. Al-Rahman al-Madani dari Syaikh Taqiyuddin al-Faqir.

Syaikh Taqiyuddin dari Syaikh Fachruddin dari Syaikh Nuruddin dari Syaikh Tajuddin dari Syaikh Samsuddin dari Syaikh Zainuddin dari Syaikh Ibrahim al-Bashri dari Syaikh al-Marwani dari Syaikh Fathu al-Su’ud dari Syaikh Sa’id dari Syaikh Jabir dari Syaikh Sayyid al-Hasan dari Syaikh Sayyidina Ali ibn Abi Thalib dari Muhammad  saw.

Sanad Tarekat Qadiriyah yang diterima oleh Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Sidi Syarif Abd al-‘Aziz dari Syaikh Abd. Al-Razaq dari Syaikh Syaikh Abd. Qadir al-Jailani.

Sanad Tarekat Qadiriyah yang diterima oleh Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Abi al-Abbas al-‘Aroisyi dari Syaikh Abi al-Mawahib al-Tazi al-Hasani dari Syaikh Abi al-Abbas Al-Zarani dari Syaikh Abd. Al-Jailani dari Syaikh Abi Sa’id al-Mubarak bin ‘Ali al-Khin bin badatar al-Baghdadi dari Syaikh Abi Hasan dari Syaikh ‘Ali bin Ahmad bin Yusuf al-Bakari al-Qurasyi dari Syaikh Abi Faraz bin Abdullah al-Turosusi dari Syaikh Abi Fadhol.

Syaikh Abi Fadhol dari Syaikh Abd. Al-Wahid bin Ahmad bin al-Faraz dari Syaikh Muhammad bin Abdullah Al-Tursusi dari Syaikh Abi Fadhol dari Syaikh Abd. Al-Wahid bin Abdul ‘Aziz bin Abdullah al-Tamini dari Syaikh Abd al-‘Aziz bin Haris al-Tamini dari Syaikh Abi Bakar al-Fariz Dalfa bin Khalaf bin Muhammad Hajdar Al-Syibli (W. 394 H) dari Syaikh Abu Qasim al-Junaid bin Muhammad al-Junaid al-Qawariri al-Baghdadi al-Juzazi (Kota Baghdad W. 928 H).

Syaikh Abu Qasim dari Syaikh Abi Hasan al-Sari bin al-Mughollis al-Siqthi (Kota Baghdad W. 253 H) dari Syaikh Abi Mahfud yang dikenal dengan Ibnu Fairus al-Karkhi (kota Baghdad W.200 H) dari Syaikh ‘Ali Ridha bin Musa al-Kadzim (kota Madinah W. 148 H) dari Syaikh Musa al-Kadzim (Kota Baghdad W. 183) dari Syaikh Sayyid Ja’far al-Shodiq (kota Madinah W. 80 H) dari Sayiid Muhammad al-Baqir dari Sayyid Zainal ‘Abidin ‘Ali bin Husain dari Sayyidina Husain bin ‘Ali dari Sayyidina Ali ibn Abi Thalib Krw. dari Nabi Muhammad saw.

Sanad Tarekat Uwais yang diterima oleh Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Muhammad Abd. Al-Salam al-Nashiri dari Syaikh Abd. Al-Salam Al-Nashiri dari Syaikh Muhammad bin Abd. Al-Ghofur dari Syaikh Abd. Qadir al-Mufti al-Shiddiqi dari Syaikh Hasan al-‘Ajimi (W.1113 H) dari Syaikh Shofi al-Qosasi dari Syaikh Shibgotullah dari Syaikh al-Mulawijih al-Din al-‘Alawi al-Ghoz dari Syaikh Haji al-Khushur dari Syaikh ‘Ali al-Shiraji dari Syaikh Abdullah al-Mishri dari Syaikh Uwais al-Qarni.

Sanad Tarekat Naqshabandi yang diterima oleh Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Abi al-Wafa dari Syaikh Muhammad Arabi Syah dari Syaikh Haji Nur al-Haq dari Syaikh Abi Wafa yang dikenal dengan Kutub Syah al-Qadiri Muhammad Arabi Syah dari Syaikh Abi ‘Ali dari Syaikh Maula Abi ‘Ali dari Syaikh Mubarak dari Syaikh Mer Abdullah dari Syaikh Muhammad Yahya dari Syaikh Abd. Al-Haq Ubaidillah Kharor dari Syaikh Ya’qub al-Karkhi dari Syaikh Bahauddin Al-Naqsabandi.

Sanad Tarekat Naqshabandi yang diterima oleh Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Ni’matullah bin Syaikh Umar al-Naqsyabandi dari Syaikh Muhammad Faidh Khon dari Syaikh Muhammad Hasan Atto dari Syaikh Muhammad Shibghotullah (W. 1122 H) dari Syaikh Muhammad al-Ma’shum dari Syaikh Sir Hindi al-Mujaddadi (W.1134 H) dari Syaikh Khowajih Ubaidillah Akhror bin Mahmud bin Syihab al-Din Al-Syasyini al-Samarqandi (W.895 H).

Syaikh Khowajih dari Syaikh Khowajih Ya’kub al-Khoroji dari Syaikh al-Kutub al-Rabbani yang dijuluki Naqsabandi Syaikh Khowajih Bahauddin Muhammad (717-191 H) dari Syaikh Khowajah Amir Kulal bin Hamzah dari Syaikh Khowajih Baba Al-Samasi dari Syaikh Khowajih ‘Ali Rami Tamini al-Bukhori (Kota Bukhoro W.715 H) dari Syaikh Khowajah Muhammad al-Anjiri Faghnawi dari Syaikh Khowajih ‘Arif al-Riya Kari dari Syaikh Khowajah Abdul Kholiq bin Syaikh Abd. Jalil Ghujdawani dari Syaikh Yusuf al-Hamdani (W.535 H).

Syiakh Khowajah dari Syaikh Abi ‘Ali Al-Farmadzi dari Syaikh Abi Qasim al-Karkani dari Syaikh Abi Hasan al-Khorkoni dari Syaikh Abi Usman al-Maghrabi Sa’id bin Salam dari Syaikh Abu Yazid al-Bustomi dari Syaikh Ja’far al-Shodiq dari Syaikh Qosim bin Muhammad bin Abu Bakar dari Syaikh Salman Al-Farisi dari Syaikh Abu Bakar Al-Shiddiq dari Nabi Muhammad saw.

Sumber: Alif.ID

Sabilus Salikin

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Buku Lain

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Nasihat

Dua Penjaga Manusia

Disebutkan dalam Hakaya Ash Shufiyah إن الله تعالى جعل لأهل الأرض أمانين . الأول : رسول الله صلى الله عليه وسلم . والثاني : الاستغفار

Tasawuf

Jalan Menuju Allah

Banyak orang mencari Allah Ta’ala, dengan berbagai cara dan mencari keluar kemana-mana, tetapi tidak ketemu, karena salah alamat. Bagi pejalan ruhani jika tidak tahu peta

Thariqat

Perbedaan Fungsi Antara Al-Qur’an & Dzikir

Imam Ghozali ditanya, “Anda mengagung-agungkan perkara dzikir, apakah dzikir itu lebih agung derajatnya dari membaca Al-Qur’an?” Imam Ghozali menjawab; فاعلم أن قراءة القرآن أفضل للخلق

Tauhid & Ma'rifat

Al-Ghayyur: Allah Maha Pencemburu

Allah (swt) adalah “Al-Ghayyur” atau “Tuhan Yang Maha Pencemburu”. Dia menyuruh diri kita untuk menyatukan semua cinta yang kita rasakan ke dalam Cinta Ilahiah-Nya; untuk

Hadits

Engkau Akan Bersama dengan Orang yang Kau Cintai

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan bahwa seseorang bertanya kepada Nabi saw, “Kapan terjadi hari kiamat, wahai Rasulullah?” Beliau saw berkataَ, “Apa yang telah engkau

Kewalian

Bay’at dengan Imam Mahdi (as)

Suatu ketika pada tahun 1970–tahun 70an, barangkali 1971, saya sedang dalam khalwat, tetapi tidak 100% khalwat, itu adalah setengah khalwat. Saya sedang duduk dan menulis

Fiqh

Memahami Musik Dengan Utuh

Oleh: Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya Dalam menikmati musik, setiap orang pasti mengalami pergeseran dari waktu ke waktu. Perubahan minat seseorang terhadap genre atau warna

Tasawuf

Mengenal Bisikan Dalam Jiwa

Syaikh Abdul Qadir al-Jilani qs. pernah ditanya muridnya tentang al-khatir (bisikan jiwa), lalu Beliau menjawab: “Memang apa yg engkau ketahui tentang al-khatir? Al-khatir itu bisa

Kemursyidan

Definisi Mursyid

Mursyid dalam literatur tasawuf berarti pembimbing spiritual bagi orang² yg menempuh jalan khusus mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Allah Ta’ala. Tugas dan fungsi Mursyid ialah membimbing,

Fiqh

Urutan Memotong Kuku

Suatu hari Grandsyekh (q) berkata kepada saya, “Tolong potong kukuku.” MasyaaAllah, beliau mempunyai sebuah pisau yang besar, dan sepanjang hidup saya, saya belum pernah melihatnya

Tasawuf

Memelihara Sadar dan Tenang

“Wahai jiwa yg tenang! Kembalilah kepada Rabb-mu dengan hati yg puas lagi di-ridhai-Nya! Kemudian masuklah ke dalam (jama’ah) hamba²Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku!” (QS.

Tasawuf

Bagaimana Bahagia dari Dalam Diri

Sebagian besar dari kita menganggap bahagia itu ada syaratnya dan ada di luar diri kita. Saya akan bahagia jika keinginan saya terpenuhi, saya akan bahagia

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj

17 Feb - 27 Feb

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Baitul Amin 6

Bekasi

Ghausil Amin

Jember

Ramadhan

7 Apr - 17 Apr

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

El Amin

Pekanbaru

Karya Limboto

Gorontalo

Hari Guru

10 Jun - 20 Jun

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Baitul Amin 6

Bekasi

Akhlaqul Amin

Lombok

Mujibul Amin

Samarinda

Idul Adha

29 Jun - 9 Jul

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Maulid Nabi

29 Sep - 9 Okt

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Baitul Amin 6

Bekasi

Ghausil Amin

Jember

El Amin

Pekanbaru

Rutin

15 Des - 25 Des

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Akhlaqul Amin

Lombok

Karya Limboto

Gorontalo

Ar Rahman

Johor Baru

Download:

Fathur Rabbani

38. Keutamaan Laa ilaaha illa Allah

Dlm Fathur Rabbani: Majelis ke-38: “Keutamaan Laa ilaaha illa Allah” Pengajian Ahad pagi, 7 Rajab 545 H. di Ribath. Rasulullah Saw. bersabda: “Payahkanlah setan²mu dengan

Nasihat

Dua Penjaga Manusia

Disebutkan dalam Hakaya Ash Shufiyah إن الله تعالى جعل لأهل الأرض أمانين . الأول : رسول الله صلى الله عليه وسلم . والثاني : الاستغفار

Tasawuf

Jalan Menuju Allah

Banyak orang mencari Allah Ta’ala, dengan berbagai cara dan mencari keluar kemana-mana, tetapi tidak ketemu, karena salah alamat. Bagi pejalan ruhani jika tidak tahu peta

Thariqat

Perbedaan Fungsi Antara Al-Qur’an & Dzikir

Imam Ghozali ditanya, “Anda mengagung-agungkan perkara dzikir, apakah dzikir itu lebih agung derajatnya dari membaca Al-Qur’an?” Imam Ghozali menjawab; فاعلم أن قراءة القرآن أفضل للخلق

162 Masalah Sufistik

Masalah 42

162 Masalah Sufistik (Masalah 42): Syaikh Abdullah bin Ahmad az-Zubaidi ra. bertanya: “Tentang rasa panas yg didapati oleh sebagian orang yg suka berdzikir yg mana

Bidayatul Hidayah

26. Adab Mandi

آداب الغسل فإذا أصابتك جنابة، من احتلام أو وقاع، فخذ الإناء إلى المغتسل، واغسل يديك أولا ثلاثا، وأزل ما على بدنك من قذر، وتوضأ كما

Risalatul Mu'awanah

87. Uzlah (Mengucilkan Diri)

Dlm Risalatul Mu’awanah: 87. Uzlah (Mengucilkan Diri) (وعليك) إذا تفاحش ظهور المعاصي والمنكراتفي موضع أنت فيه وأيست من قبول الحق بالعزلة فإن فيها السلامة، أو

Al-Hikam

119. Allah Menutupi Rahasia Kewalian

Hikmah 119 dlm Al-Hikam: “Allah Menutupi Rahasia Kewalian” سُبْحاَنَ من سَتَرَ سِرَّالخُصُوصيَّةِ بِظُهُورِ البَشَرِيَّةِ وَظَهرَ بِعَظَمةِ الرُّبُوْبِيَّةِ فِى اِظهاَرِالعُبُودِيَّةِ Maha Suci Allah yg telah menutupi

Tauhid & Ma'rifat

Al-Ghayyur: Allah Maha Pencemburu

Allah (swt) adalah “Al-Ghayyur” atau “Tuhan Yang Maha Pencemburu”. Dia menyuruh diri kita untuk menyatukan semua cinta yang kita rasakan ke dalam Cinta Ilahiah-Nya; untuk

Fathur Rabbani

38. Keutamaan Laa ilaaha illa Allah

Dlm Fathur Rabbani: Majelis ke-38: “Keutamaan Laa ilaaha illa Allah” Pengajian Ahad pagi, 7 Rajab 545 H. di Ribath. Rasulullah Saw. bersabda: “Payahkanlah setan²mu dengan

162 Masalah Sufistik

Masalah 42

162 Masalah Sufistik (Masalah 42): Syaikh Abdullah bin Ahmad az-Zubaidi ra. bertanya: “Tentang rasa panas yg didapati oleh sebagian orang yg suka berdzikir yg mana

Bidayatul Hidayah

26. Adab Mandi

آداب الغسل فإذا أصابتك جنابة، من احتلام أو وقاع، فخذ الإناء إلى المغتسل، واغسل يديك أولا ثلاثا، وأزل ما على بدنك من قذر، وتوضأ كما

Risalatul Mu'awanah

87. Uzlah (Mengucilkan Diri)

Dlm Risalatul Mu’awanah: 87. Uzlah (Mengucilkan Diri) (وعليك) إذا تفاحش ظهور المعاصي والمنكراتفي موضع أنت فيه وأيست من قبول الحق بالعزلة فإن فيها السلامة، أو

Al-Hikam

119. Allah Menutupi Rahasia Kewalian

Hikmah 119 dlm Al-Hikam: “Allah Menutupi Rahasia Kewalian” سُبْحاَنَ من سَتَرَ سِرَّالخُصُوصيَّةِ بِظُهُورِ البَشَرِيَّةِ وَظَهرَ بِعَظَمةِ الرُّبُوْبِيَّةِ فِى اِظهاَرِالعُبُودِيَّةِ Maha Suci Allah yg telah menutupi

Sabilus Salikin

187. Hukum Perempuan Menjadi Mursyid dalam Tarekat

Dalam dunia tarekat, yang menjadi mursyid atau khalifah semuanya adalah dari kalangan pria. Hal ini disebabkan karena syarat seorang mursyid adalah laki-laki. Oleh karena itu,

Sabilus Salikin

186. Menggerakkan atau Menundukkan Kepala Ketika Berzikir

Tanya: Bagaimana hukum menggerak-gerakkan atau menundukkan kepala ketika berzikir? Jika dengan menggerak-gerakkan atau menundukkan kepala itu bisa menjadikan diri orang yang berzikir lebih khusyuk, maka

Sabilus Salikin

185. Tidak Boleh, Memberi Baiat Kepada Anak Kecil

Tanya: Menurut keputusan kongres Jam`iyah Tarekat Mu’tabarah di Tegal Rejo, bahwa orang baiat tarekat “mu’tabarah” diwajibkan menjalaninya. Lalu bagaimana hukumnya orang yang memberi baiat kepada

Sabilus Salikin

184. Masuk Tarekat Secara Bersama

Tanya: Apakah boleh seorang masuk tarekat Naqsyabandiyah dan lainnya secara bersama? Apakah demikian itu tidak seperti sebutir telur dierami dua induk ayam, sehingga akhirnya menjadi

Sabilus Salikin

183. Tanya Jawab Tasawuf dan Tarekat

Tanya: Bagaimana hukum masuk tarekat dan mengamalkannya? Jawab: Jikalau yang dikehendaki masuk tarekat itu belajar membersihkan hati dari sifat-sifat yang rendah, dan menghiasi sifat-sifat yang

Sabilus Salikin

182. Muraqabah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

Muraqabah memiliki perbedaan dengan zikir terutama pada obyek pemusatan kesadaran (kosentrasinya). Zikir memikili obyek perhatian pada simbol, yang berupa kata atau kalimat, sedangkan muraqabah menjaga

Sabilus Salikin

181. Rabitah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

Pengertian rabitah atau wasilah adalah perantara guru (syaikh), yaitu murid berwasilah pada guru (syaikh). Menurut al-Khalidi dalam kitabnya Bahjah as-Saniyah halaman 64, rabitah adalah menghadirkan rupa guru

Sabilus Salikin

180. Suluk Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

Istilah suluk (merambah jalan kesufian) terdapat dalam Al-Qur’an Surat an-Nahl; 69. فَاسْلُوْكِىْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلاً ) النحل: 69 ( …. dan tempuhlah jalan Tuhan-mu yang telah

Sabilus Salikin

179. Pembaiatan

Dalam pelaksanaan zikir, Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah melakukan beberapa tata acara amaliyah yang sudah ditetapkan, seperti baiat. Prosesi pembaiatan dalam Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah biasanya

Sabilus Salikin

177. Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah

Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah merupakan gabungan dari Tarekat Qadiriyah dan Tarekat Naqsyabandiyah (TQN) yang didirikan oleh Syaikh Ahmad Khatib Sambas (1802-1872 M.) yang dikenal sebagai penulis

Sabilus Salikin

176. Aurad Tarekat Sanusiyah

Aurad Tarekat Sanusiyah secara umum yaitu: Membaca Al-Qur’an al-Karim Membaca istighfar Membaca tahlil Membaca salawat kepada Nabi Muhammad saw. Aurad Tarekat Sanusiyah yang telah ditulis

Sabilus Salikin

175. Sanad Tarekat Sanusiyah Melalui Enam Jalur Tarekat

Sanad Tarekat Hidiriyah Muhammadiyah yang diterima Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Ahmad al-Rifi al-Qal’i bin Abdu Qadir dari Syaikh Muhammad bin ‘Ali al-Syarif dari Syaikh Abi Abbas al-‘Aroisyi

Sabilus Salikin

174. Kewajiban Salik Tarekat Sanusiyah

Kewajiban salik Tarekat Sanusiyah untuk melakukan dakwah berpegang pada beberapa pedoman.  Menyampaikan wahyu Allah kepada manusia, meliputi menjelaskan dasar-dasar dan kaidah agama kepada manusia, menjelaskan

Sabilus Salikin

173. Tarekat Sanusiyah

Pendiri tarekat ini adalah Syaikh Muhammad bin Ali bin Sanusi bin Arabi bin Muhammad bin Abdul Qadir bin Syahidah bin Khamim bin Yusuf bin Abdullah

Sabilus Salikin

172. Aurad Tarekat Idrisiyah

Berikut ini adalah tata cara mengamalkan zikir Tarekat Idrisiyah yang dijelaskan di dalam kitab al-Nafahât al-Aqdasiyah fi Syarh al-Shalawât al-Ahmadiyah al-Idrisiyah, halaman: 21-22. Mukadimah aurad, membaca; بِسْمِ

Silakan muat-ulang halaman.

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

Daftar Isi

Share via
Copy link
Powered by Social Snap