137. Rendah Hati dan Hindari Sombong

Dlm Risalatul Mu’awanah:

137. Rendah Hati dan Hindari Sombong

(وعليك) بالتواضع فإنه من أخلاق المؤمنين.
(وإياك) والتكبر فإن الله لا يحب المتكبرين، ومن تواضع رفعه الله ومن تكبر وضعه الله، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذرة من كبر” وقال عليه السلام: “الكبر بطر الحق” يعني رده و”غمط الناس” يعني احتقارهم.

ومن نظر إلى نفسه بعين التعظيم وإلى غيره بعين الاستصغار فهو من المتكبرين.

Hendaklah engkau bersikap rendah hati, karena sikap itu adalah akhlak setiap mukmin. Hindari sikap sombong karena Allah tidak menyukai orang² yg sombong. Barangsiapa berendah hati, Allah akan mengangkat derajatnya. Sedangkan bagi mereka yg sombong, Allah akan merendahkan derajat mereka serendah-rendahnya.

Rasulullah Saw. bersabda:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ فِيْ قَلْبِهِ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ.

“Tidak akan masuk surga seseorang yg di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun sebesar atom.” (al-Hadits)

Rasulullah Saw. bersabda:

اَلْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُالنَّاسِ وَمَنْ نَظَرَ إِلَى نَفْسِهِ بِعَيْنِ التَّعْظِيْمِ وَإِلَى غَيْرِهِ بِعَيْنِ الْإِسْتِصْغَارِ فَهُوَ مِنَ الْمُتَكَبِّرِيْنَ.

“Sikap sombong adalah penolak kebenaran dan penghinaan terhadap manusia. Barangsiapa memandang dirinya lebih agung dan memandang orang lain dengan pandangan hina, maka ia tergolong orang² sombong.” (al-Hadits)

وللمتواضعين والمستكبرين أمارات تميز بعضهم عن بعض (ليميز الله الخبيث من الطيب).
فمن أمارات التواضع حب الخمول وكراهية الشهرة وقبول الحق ممن جاء به من شريف أو وضيع.

ومنها محبة الفقراء ومخالطتهم ومجالستهم.
ومنها كمال القيام بحقوق الإخوان حسب الإمكان مع شكر من قام منهم بحقه وعذر من قصر.

ومن أمارات التكبر محبة التصدر في المجالس والمحافل والتقدم على الأقران وتزكية النفس والثناء عليها والتشدق في الكلام والتبجح بالآباء والاختيال والتبختر في المشية وترك الوفاء بحقوق الإخوان مع مطالبتهم بالحقوق.

Beberapa tanda khusus yg membedakan sifat orang² sombong dan orang² rendah diri telah dijelaskan oleh Rasulullah Saw. dalam sabdanya:

فَمِنْ إِمَارَاتِ الْمُتَوَاضِعِ حُبُّ الْخُمُوْلِ وَكَرَاهِيَةُ الشُّهْرَةِ وَقَبُوْلُ الْحَقِّ مِمَّنْ جَاءَ بِهِ مِنْ شَرِيْفٍ أَوْ وَضِيْعٍ وَمِنْهَا مَحَبَّةُ الْفُقَرَاءِ وَمُخَالَطَتِهِمْ وَمُجَالَسَتِهِمْ وَمِنْهَا كَمَالُ الْقِيَامِ بِحُقُوْقِ الْإِخْوَانِ حَسْبَ الْإِمْكَانِ مَعَ شُكْرِ مَنْ قَامَ مِنْهُمْ بِحَقِّهِ وَعُذْرِ مَنْ قَصَّرَ وَمِنْ إِمَارَاتِ التَّكَبُّرِ مَحَبَّةُ التَّصَدُّرِ فِيْ الْمَجَالِسِ وَالْمَحَافِلِ وَالتَّقَدُّمِ عَلَى الْأَقْرَانِ وَتَزْكِيَةُ النَّفْسِ مَعَ مُطَالَبَتِهِمْ بِالْحُقُوْقِ.

“Tanda² orang yg rendah hati adalah lebih senang menjadi orang yg tak terkenal dan tak suka menjadi orang populer, mau menerima kebenaran dari siapa saja baik dari orang terhormat maupun dari orang yg rendahan, mencintai orang kafir, serta senang berkumpul dan duduk bersama mereka. Suka menunaikan kepentingan orang lain dengan sesempurna mungkin, berterima kasih kepada orang yg memperhatikan hak yg dibebankan kepada mereka serta memaafkan orang² yg melalaikannya. Sedangkan ciri² orang² sombong adalah ingin selalu menjadi pemimpin dalam setiap majelis dan pertemuan. Berambisi untuk lebih unggul dari rekan²nya, senantiasa sok suci dan senang memuji diri sendiri, besar mulut, sering membual dan selalu menuntut hak rekan²nya.” (al-Hadits)

Risalatul Mu'awanah

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Buku Lain

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Tingkatan Alam Menurut Para Sufi

“Tingkatan Alam Menurut Para Sufi” فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُّوحِى فَقَعُوا لَهُۥ سٰجِدِينَ “Maka…

Islam, Iman dan Ihsan

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى…

Hidup Ini Terlalu Singkat

Postingan yg indah dari Bunda Amanah: Bismillahirrahmanirrahim. “Hidup ini Terlalu Singkat” Oleh: Siti Amanah Hidup…
All articles loaded
No more articles to load

Mengenal Yang Mulia Ayahanda Guru

Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin al-Khalidi qs.

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj (Rajab)

26 Jan - 05 Feb

Ramadhan

30 Mar - 09 Apr

Hari Guru & Idul Adha

20 Jun - 30 Jun

Muharam

27 Jul - 06 Ags

Maulid Nabi

28 Sep - 08 Okt

Rutin

30 Nov - 10 Des

All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
Email
Print

Daftar Isi