108. Jangan Menyakiti Sesama Muslim

Dlm Risalatul Mu’awanah:

108. Jangan Menyakiti Sesama Muslim

(وإياك) أن تؤذي مسلماً أو تسبه بغير حق فقد قال عليه الصلاة والسلام: “من آذى مسلماً فقد آذاني ومن آذاني فقد آذى الله” وقال عليه السلام: “سباب المؤمن فسوق وقتاله كفر”.

Janganlah engkau menyakiti dan mencela sesama muslim tanpa ada alasan yg dibenarkan oleh agama.

Rasulullah Saw. bersabda:

مَنْ أَذَى مُسْلِمًا فَقَدْ أَذَانِيْ وَمَنْ أَذَانِيْ فَقَدْ أَذَى اللَّهَ.

“Barangsiapa menyakiti orang Islam, sesungguhnya ia telah menyakitiku. Dan barangsiapa menyakitiku, maka ia telah menyakiti Allah.” (al-Hadits)

Beliau juga bersabda:

سِبَابٌ الْمُسْلِمِ فِسْقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ.

“Mencela orang yg beriman adalah fasik dan menganiayanya adalah kafir.” (HR. Ahmad)

واحذر أن تلعن مسلماً أو بهيمة أو جماداً أو شخصاً بعينه وإن كان كافراً إلا إن تحققت أنه مات على الكفر كفرعون وأبي جهل أو علمت أن رحمة الله لا تناله بحال كإبليس. وقد ورد أن اللعنة إذا خرجت من العبد تصعد نحو السماء فتغلق دونها أبوابها ثم تنزل إلى الأرض فتغلق دونها أبوابها ثم تجيء إلى الملعون فإن وجدت فيه مساغاً وإلا رجعت على قائلها.

Jangan sekali-kali engkau laknat orang Islam, pelayan bahkan binatang. Dan jangan pula kau melaknat seseorang secara langsung kecuali engkau yakin bahwa ia telah mati dalam keadaan kafir, seperti Fir’aun dan Abu Jahal, atau engkau telah mengetahui bahwa rahmat Allah tak akan sampai kepadanya, seperti iblis.

Ketahuilah, apabila telah keluar kalimat laknat dari mulut seorang hamba, maka naiklah ia ke atas langit, kemudian tertutuplah pintu langit lalu ia pun turun ke bumi karena pintu² bumi juga tertutup, ia selanjutnya datang menuju pada orang yg dilaknati jika ia pantas, jika tidak maka kalimat laknat itu pun akhirnya kembali pada si pelaknat.

Risalatul Mu'awanah

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Buku Lain

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Tingkatan Alam Menurut Para Sufi

“Tingkatan Alam Menurut Para Sufi” فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُّوحِى فَقَعُوا لَهُۥ سٰجِدِينَ “Maka…

Islam, Iman dan Ihsan

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى…

Hidup Ini Terlalu Singkat

Postingan yg indah dari Bunda Amanah: Bismillahirrahmanirrahim. “Hidup ini Terlalu Singkat” Oleh: Siti Amanah Hidup…
All articles loaded
No more articles to load

Mengenal Yang Mulia Ayahanda Guru

Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin al-Khalidi qs.

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj (Rajab)

26 Jan - 05 Feb

Ramadhan

30 Mar - 09 Apr

Hari Guru & Idul Adha

20 Jun - 30 Jun

Muharam

27 Jul - 06 Ags

Maulid Nabi

28 Sep - 08 Okt

Rutin

30 Nov - 10 Des

All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
Email
Print

Daftar Isi

Copy link
Powered by Social Snap