48. Hal Yang Dilakukan Setelah Shalat Dhuhur dan Ashar

Dlm Bidayatul Hidayah:

48. Hal Yang Dilakukan Setelah Shalat Dhuhur dan Ashar

ثم صل الفرض مع الإمام، ثم صل بعد الفرض ركعتين فهما من الرواتب الثابتة.

ثم صل الفرض مع الإمام، ثم صل بعد الفرض ركعتين فهما من الرواتب الثابتة.

Kemudian shalatlah fardhu (dhuhur) bersama imam, kemudian setelah shalat fardhu, shalatlah 2 raka’at, ini termasuk rawatib yg tetap juga,

ولا تشتغل إلى العصر إلا بتعلم علم أو إعانة مسلم، أو قراءة قرآن أو سعي في معاش لتستعين به على دينك، ثم صل أربع ركعات قبل العصر؛ فهي سنة مؤكدة؛ 

Janganlah sibuk sampai waktu ashar kecuali dengan belajar suatu ilmu atau menolong sesama muslim, atau membaca Qur’an atau melakukan pekerjaan yg bisa menolong agamamu, kemudian shalatlah 4 raka’at sebelum ashar, ini juga sunnah muakkad,

فقد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (رحم الله امرأ صلى أربعا قبل العصر) فاجتهد أن ينالك دعاؤه صلى الله عليه وسلم.

Rasulullah Saw. bersabda:

“Semoga Allah merahmati seseorang yg melakukan shalat 4 raka’at sebelum ashar.”

Bersungguh-sungguhlah agar engkau mendapatkan doanya Rasulullah Saw.

ولا تشتغل بعد العصر إلا بمثل ما سبق قبله، ولا ينبغي أن تكون اوقاتك مهملة فتشتغل في كل وقت بما اتفق كيف اتفق، بل ينبغي أن حاسب نفسك وترب أورادك في ليلك ونهارك، وتعين لكل وقت شغلا لا تتعداه، ولا تؤثر فيه سواه فبذلك تظهر بركة الأوقات.

Dan janganlah engkau sibuk setelah ashar kecuali dengan semisal yg terdahulu tadi, dan tidak dianjurkan untuk mengkosongkan waktumu, maka sibukkanlah setiap waktumu dengan sesuatu yg cocok, bahkan yg dianjurkan adalah menghisab dirimu sendiri dan urutkanlah wirid² malam dan siangmu, perjelaslah setiap waktumu untuk kesibukan yg telah engkau persiapkan dan jangnlah kau pilih yg lainnya, kalau bisa seperti itu maka berkahlah waktu²mu.

فأما إذا تركت نفسك سدى مهملا إهمال البهائم لا تدري بماذا تشتغل في كل وقت، فينقضي أكثر أوقاتك ضائعا، وأوقاتك عمرك، وعمرك رأس مالك، وعليه تجارتك، وبه وصولك إلى نعيم دار الأبد في جوار الله تعالى؛ فكل نفس من أنفاسك جوهرة لا قيمة لها؛ن إذ لا بدل له فإذا فات فلا عود له

Adapun jika engkau meninggalkan dirimu dengan kekosongan dan nganggur seperti nganggurnya hewan, tidak tahu digunakan untuk kesibukan apakah setiap waktunya, maka jadilah kebanyakan waktunya itu sia², waktumu adalah umurmu dan umurmu adalah modalmu, modalmu itu adalah barang daganganmu, dengan umurmu itu kamu bisa mencapai rumah kenikmatan yg abadi disamping Allah Ta’ala, maka setiap satu nafas dari nafas²mu adalah permata yg tak ternilai harganya karena tiada gantinya, ketika telah terlewat maka tidak bisa kembali lagi.

فلا تكن كالحمقى المغرورين الذين يفرحون كل يوم بزيادة أموالهم مع نقصان أعمارهم، فأي خير في مال يزيد وعمر ينقص!

Janganlah kamu menjadi seperti orang bodoh yg tertipu, yg merasa senang setiap hari dengan bertambahnya harta serta berkurangnya umur mereka, kebaikan yg manakah di dalam harta yg bertambah sedangkan umurnya berkurang!

ولا تفرح إلا بزيادة علم أو عمل صالح؛ فإنهما رفيقاك يصحبانك في القبر حيث يتخلف عنك أهلك ومالك، وولدك، وأصدقاؤك.

Janganlah kamu merasa senang kecuali dengan bertambahnya ilmu atau amal shalih, karena ilmu dan amal shalih itulah temanmu yg menemani di kuburanmu sewaktu keluarga, harta, anak dan teman²mu meninggalkanmu sendirian.

Bidayatul Hidayah

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Buku Lain

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Tingkatan Alam Menurut Para Sufi

“Tingkatan Alam Menurut Para Sufi” فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُّوحِى فَقَعُوا لَهُۥ سٰجِدِينَ “Maka…

Islam, Iman dan Ihsan

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى…

Hidup Ini Terlalu Singkat

Postingan yg indah dari Bunda Amanah: Bismillahirrahmanirrahim. “Hidup ini Terlalu Singkat” Oleh: Siti Amanah Hidup…
All articles loaded
No more articles to load

Mengenal Yang Mulia Ayahanda Guru

Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin al-Khalidi qs.

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj (Rajab)

26 Jan - 05 Feb

Ramadhan

30 Mar - 09 Apr

Hari Guru & Idul Adha

20 Jun - 30 Jun

Muharam

27 Jul - 06 Ags

Maulid Nabi

28 Sep - 08 Okt

Rutin

30 Nov - 10 Des

All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
Email
Print

Daftar Isi

Copy link
Powered by Social Snap