41. Warid

Warid ialah apa yang turun ke hati berupa Nur-Nur yang mengisyaratkan hadiah-hadiah dari Rabb Yang Maha Gagah dan Pemurah. Ya dhul jalali wal-ikram!

Warid berlimpahan, yang membanjiri hati si pencari, sehingga batas-batas diri yang mengalami, meluber, dan ia tahu bahwa dirinya tidak terbungkus oleh batasan-batasan kulitnya sendiri tetapi mencerap segala yang berada dalam pandangannya, benda-benda, orang-orang dan tempat. Ia sadar tidak ada pemisahan antara mereka dan dia, semua ini tanpa perasaan, karena dirinya kebanjiran cahaya. Apa yang berlimpah di hati ialah isyarat pertama dari cinta yang ia kira mengalir darinya ke kehidupan, tetapi yang sebenarnya, mengalir melimpahi kehidupan yang menyelimutinya. Semua tindakan menjadi tindakannya, semua yang lain memiliki ruhnya. Inilah awal runtuhnya batas-batas perpisahan. Ia untuk sementara tidak berwaktu, ruang meleleh, dan ia mencicipi dari lautan Tawhid.

Ketika si pencari dikunjungi warid dan telah melaporkannya kepada Shaykhnya, ia akan mendapati hal itu diremehkan oleh Junjungannya, ini untuk melindunginya dari mengagumi diri sendiri dan arogansi. Hasil-hasil dari warid masih berada di depan dan kini saatnya berkonsolidasi. Allah melimpahi kita sehingga kita harus berpaling pada Salat an-NabiyAllahumma salli wa salam ala Sayyidina Muhammadin wa alihi bi adadi kulli maalumin lak. Allah berkati Junjungan kami Muhammad dan keluarganya sebanyak-banyak jumlah makhluk ciptaan, 1000 kali.

Dalam Hikam: “Janganlah meragukan kebenaran satu warid yang buahnya belum engkau ketahui. Tujuan awan hujan bukan hujan itu sendiri: tujuan satu-satunya ialah agar menghasilkan buah-buahan.”

Sumber: 100 Langkah

100 Langkah

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Buku Lain

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Tingkatan Alam Menurut Para Sufi

“Tingkatan Alam Menurut Para Sufi” فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُّوحِى فَقَعُوا لَهُۥ سٰجِدِينَ “Maka…

Islam, Iman dan Ihsan

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى…

Hidup Ini Terlalu Singkat

Postingan yg indah dari Bunda Amanah: Bismillahirrahmanirrahim. “Hidup ini Terlalu Singkat” Oleh: Siti Amanah Hidup…
All articles loaded
No more articles to load

Mengenal Yang Mulia Ayahanda Guru

Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin al-Khalidi qs.

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj (Rajab)

26 Jan - 05 Feb

Ramadhan

30 Mar - 09 Apr

Hari Guru & Idul Adha

20 Jun - 30 Jun

Muharam

27 Jul - 06 Ags

Maulid Nabi

28 Sep - 08 Okt

Rutin

30 Nov - 10 Des

All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
Email
Print