48. Lawa’ih

Lawa’ih berarti pancaran-pancaran cahaya lahiriah. Shaykh al-Akbar menyebutnya sebagai “Ialah apa yang memancar dari rahasia-rahasia lahiriahnya, dari ketinggiannya, dari satu keadaan ke satu keadaan. Bagi kita, ialah apa yang bersinar ke mata, ketika ia tidak terbatasi oleh apa yang ada pada lahirnya dan dari cahaya-cahaya merasakan, bukan berasal dari arah hati.”

Inilah isyarat pertama tertembusnya kesadaran. Bentuknya seperti kilatan-kilatan, semburan-semburan kemilau yang seakan menyerbu masuk dalam suatu kancah yang gelap. Mereka harus diabaikan dengan cara apapun. Dalam perubahan awal apa yang kita sebut sebagai perubahan posisi si pengawas maka terjadilah berbagai pengaruh fisiologis. Mata lahir haruslah berhenti mengirimkan gambar-gambar jika ingin mata batin bekerja dalam hati. Namun, dahsyatnya kecepatan perubahan dari indra lahir duniawi kepada indra batin ruhani, meninggalkan jejak-jejak seakan seperti suatu aliran yang amat deras, berbagai impuls dari tubuh dan sistem syaraf. Namun, ini belumlah -bagaimanapun juga- makna batin ruhani, yang menjadi tujuan kita.

Inilah yang dimaksud dalam Diwan Shaykh Ibn al-Habib, ketika ia berkata, memakai istilah lain, “Jangan berhenti pada pancaran-pancaran lahiriah pertama, ataupun dengan segala sesuatu yang mungkin kau rasakan dalam keadaan ini.”

Shaykh Ibn Atha’illah berkata dalam Hikam, “Kadang kala cahaya-cahaya mendatangimu dan engkau dapati hati penuh berbagai citra makhluk lain sehingga cahaya itu kembali ke tempat asalnya.”

Sumber: 100 Langkah

100 Langkah

Mulai Perjalanan

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Buku Lain

Rekomendasi

Di sejumlah pesantren salafiyah, buku ini (Tanwir al-Qulub) biasanya dipelajari bersamaan dengan kitab-kitab fikih. Yang sedikit membedakan, kitab ini ditulis oleh seorang pelaku tarekat sekaligus mursyid dari tarekat Naqsyabandiyah.

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Sabilus Salikin

Sabilus Salikin atau Jalan Para Salik ini disusun oleh santri-santri KH. Munawir Kertosono Nganjuk dan KH. Sholeh Bahruddin Sengonagung Purwosari Pasuruan.
All articles loaded
No more articles to load

Tingkatan Alam Menurut Para Sufi

“Tingkatan Alam Menurut Para Sufi” فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُّوحِى فَقَعُوا لَهُۥ سٰجِدِينَ “Maka…

Islam, Iman dan Ihsan

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى…

Hidup Ini Terlalu Singkat

Postingan yg indah dari Bunda Amanah: Bismillahirrahmanirrahim. “Hidup ini Terlalu Singkat” Oleh: Siti Amanah Hidup…
All articles loaded
No more articles to load

Mengenal Yang Mulia Ayahanda Guru

Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin al-Khalidi qs.

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj (Rajab)

26 Jan - 05 Feb

Ramadhan

30 Mar - 09 Apr

Hari Guru & Idul Adha

20 Jun - 30 Jun

Muharam

27 Jul - 06 Ags

Maulid Nabi

28 Sep - 08 Okt

Rutin

30 Nov - 10 Des

All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load
All articles loaded
No more articles to load

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
Email
Print