100 Langkah

Shaykh Abdalqadir As-Sufi

01. Tasawuf

Sufisme adalah ilmu berjalan menuju Sang Raja.Yang lebih disukai secara etimologi berasal dari kata suf,

02. Syariat

‘Tak ada jalan menuju hakikat, kecuali melalui syari’at,’Shaykh al-Akbar*.” Syari’at Islam adalah pengakuan bahwa tak

03. Thariqah

Jalannya terletak di antara dua kutub, syari’at dan hakikat. Ia dapat dikenali secara lahiriah, dan

04. Haqiqah (Hakikat)

Haqiqat, kebenaran-kenyataan, adalah pencerahan ilmu batiniah yang memenuhi hati sang Pencari. Tariqat adalah arena maknawi,

05. Adab

Adab adalah tata krama spiritual, kesantunan tulus. Adab menyiratkan keikhlasan dan itu menyiratkan kerendahan-hati. Sebab

06. Istiqamah

Istiqamah berarti teguh lurus. Penjelasannya yaitu melaksanakan sunnah Rasulullah, perkataannya, perilakunya, dan hal-ahwalnya sesuai ilmumu

07. Suluk

Suluk adalah ilmu tentang semua unsur-unsur batiniah perjalanan. Si salik ialah dia yang teguh kukuh

08. Yakin

Yakin, sungguh-sungguh percaya, memiliki tiga tahapan:Ilm al-yaqin keyakinan karena ilmu.Ayn al-yaqin keyakinan karena penyaksian.Haqq al-yaqin keyakinan karena kebenaran.

09. Faqir

Pada lembar awal sebelum menjelaskan daftar isi buku The Hundred Steps, Sayyidina Shaykh Abdalqadir as-Sufi dalam

10. Taubat

Taubat, berpaling dari perilaku salah merupakan awal dari proses perubahan diri. Pertengahannya yaitu berpaling dari

11. Wara’

Wara’ adalah kehati-hatian. Tahapan terendahnya, yaitu menghindari yang haram dan yang meragukan. Di pertengahannya, yaitu

12. Zuhud

Zuhud berarti berlaku cukup. Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Ibn Majah, al-Hakim, dan Bayhaqi menyatakan, “Berlaku

13. Tawakal

Tawakal artinya bergantung. Sangat dianjurkan zikirnya untuk menggapai kaifiat*) ini bagi faqir yang ingin bersegera

14. Sabar

Sabar adalah obat pahit yang manis buahnya. Imam kita (Imam al-Junayd radhiallahu’anhu) berkata bahwa sabar adalah

15. Shukur/Syukur

Shukur, berterimakasih, ialah sebentuk ilmu dan suatu pendorong. Ia menyadarkan anda akan sumber hidup anda

16. Taqwa

“Tiada daya, tiada kekuatan kecuali dari Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Besar.” Shaykh Ibn

17. Ikhlas

Ikhlas yaitu kemurnian yang suci bersih. Mukhlisin ialah mereka yang selalu menyaksikan perjumpaan dengan Rabb-nya.

18. Sidq/Shidiq/Sidiq

Mereka yang sidq berada diderajat tertinggi para ahli tauhid. Di bawah mereka ialah para muqarrabun*. Sang

19. Murid

Mursyid kami, Shaykh al-Kamil, Sayyidi Muhammad ibn al-Habib berkata, ‘Murid berasal dari akar kata iradat (kehendak/kemauan) dan

20. Ubudiyya/Ubudiyah

Ubudiyya berarti penghambaan. Ada tiga derajat menurut ahli Darqawa. Ibada. Berada di arena ketaatan sederhana,

21. Dhikir/Dzikir

Dhikir, mengingat Allah, ialah amalan utama para Sufi. Ada tiga derajatnya. Bagi kalangan awam adalah

22. Fikir

Fikir. Tafakur. Shaykh Ibn Atha’illah telah berkata dalam kitab Hikam: “Fikir adalah perjalanan hati pada

23. Himma

Azas perjalanan kepada Allah ada tiga perkara. Himma adalah yang ketiga. Shaykh ibn al-Habib berkata

24. Nafsu

Tiga serangkai pengertian berikut mendefinisikan makhluk manusia dalam semesta kearifan mereka. Tingkat pengalaman pertama bagi

25. Ruh

Ruh berarti nyawa. Shaykh al-Akbar menyatakannya: Ruh, diterapkan pada apa yang mencurahkan ilmu tentang yang

26. Sir

Langkah Keduapuluh Enam – Sir Sirr, sir, berarti rahasia. Inilah penggambaran ketiga dari lokus diri.

27. Mulk

Mulk merupakan kerajaan berbagai bentuk padat. Sekarang di sisi tiga serangkai istilah yang menyatakan lokus

28. Malakut

Malakut merupakan kerajaan bentuk/wujud Gaib. Inilah kerajaan unsur berbagai wujud keberadaan ciptaan berbagai kristal, atom,

29. Jabarut

Jabarut, yaitu kerajaan daya upaya kekuatan. Inilah kerajaaan nur cahaya. Shaykh Al-Akbar mencatat: “Bagi Abu

30. Khawf/Khauf

Khawf berarti takut, rasa gentar kepada Sang Pencipta dan Penguasa Hari Perhitungan. Dalam masanya si

31. Raja’

Raja’ adalah harapan. Pria saleh yang membawa Shaykh Ibn Al-Habib ke Jalan Sufi, biasa meniti

32. Rida/Ridha

Rida, berarti kepuasan menentramkan. Inilah kondisi sangat penting seseorang yang telah menyeimbangkan ketakutan dan harapannya.

33. Hiss

Hiss atau indrawi, adalah keberadaan kehidupan sebagai suatu yang padat, ketebalannya. Sedangkan makna atau arti,

34. Makna

Makna adalah arti. Sidi Ali al-Jamal berkata: “Setiap ciptaan, baik dan buruk, menyaksikan Allah. Namun,

35. Lubb

Lubb, inti adalah sebuah istilah Qur’ani. Shaykh al-Akbar menyatakannya sebagai: “Perihal cahaya Ilahi.” Pada taraf

36. Isyarat

‘Ishara atau isyarat, berarti petunjuk. Dinyatakan oleh Shaykh al-Akbar sebagai: “Bisa saja berupa kedekatan, dan kehadiran

37. Waktu

Waqt yaitu waktu, berarti saatnya. Shaykh Al-Akbar menyebutnya: “Ia menentukan keadaanmu pada saat keadaan itu. Ia

38. Hal

Hal berarti keadaan. Shaykh Al-Akbar menyebutnya: “Itulah apa yang terjadi pada hati tanpa ketergantungan atau

39. Maqam

Maqam, yaitu tingkatan stasiun. Shaykh Al-Akbar berkata: “Itu menyatakan terpenuhinya hak-hak peraturan-peraturannya secara menyeluruh.” Dapat

40. Mawqif

Mawqif berarti tempat berhenti. Ini istilah yang paling berguna dan bermanfaat. Inilah tempat berhenti. Mawqif

41. Warid

Warid ialah apa yang turun ke hati berupa Nur-Nur yang mengisyaratkan hadiah-hadiah dari Rabb Yang

42. Futuwwa

Futuwwa berarti kemuliaan. Futuwwa adalah berfikir lahiriah bukan bagi dirimu sendiri tetapi hanya bagi muslimin.

43. Qabd

Qabd berarti Penyempitan. Shaykh Al-Akbar berkata tentangnya: “Ini ialah keadaan takut. Inilah saatnya (Waqt).” Disebut sebagai

44. Bast

Bast berarti Kelapangan. Shaykh Al-Akbar menyatakan sebagai berikut: “Bagi kita ia adalah sesiapa yang cukup lapang

45. Wajd

Wajd adalah derajat awal ekstase*). Istilah ini berasal dari akar huruf w – j – d. Artinya

46. Wujud

Wujud adalah derajat ketiga ekstase. Dalam wujud, kesadaran menguasai kekaguman dan tafakur menerangi kekuatan. Tanda

47. Jadhb/Jadzab

Jadhb berarti daya tarik. Si majdhoub ialah penjelmaan daya tarik Ilahiah. Istilah ini umum dipakai di tariqat Darqawi

48. Lawa’ih

Lawa’ih berarti pancaran-pancaran cahaya lahiriah. Shaykh al-Akbar menyebutnya sebagai “Ialah apa yang memancar dari rahasia-rahasia lahiriahnya,

49. Al-Lawami’

Al-Lawami’ berarti pancaran-pancaran cahaya. Disebut Shaykh al-Akbar sebagai: “Apa yang yang ajek* dari cahaya-cahaya tajalli selama

50. At-Tawali’

At-Tawali’ berarti kesemarakan*. Mereka dinyatakan oleh Shaykh al-Akbar sebagai : “Cahaya-cahaya tawhid yang menyinari hati-hati ahli

51. Shawq

Shawq berarti gairah, yaitu hasrat hati untuk berjumpa dengan Sang Kekasih dan keceriaan hati saat menuju

52. Dhawq/Dzauq

Dhawq berarti merasakan. Buahnya shawq ialah dhawq. Shaykh al-Akbar menyebutnya : “Yang pertama dari berbagai awal tajalli Illahi.” Dhawq pertama akan

53. Ash-Shurb

Ash-Shurb berarti minumannya. Merasakan yang terus meningkat menjadi minuman. Shaykh al-Kamil dalam Diwannya berkata, “Kekasihku memberiku

54. Sukr/Sakr

Sukr berarti mabuk, kemabukan. Meminum yang semakin meningkat menjadi kemabukan. Didefinisikan oleh Shaykh al-Akbar sebagai :

55. Khamr

Khamr yaitu anggur. Shaykh al-Harraq berkata dalam Diwannya: “Dengan jahil, engkau menyalahkan anggurnya. Jika kesadaran seseorang tersapu,

56. Ka’s

Ka’s berarti cangkirnya. Seorang sufi berkata, “Cangkirnya ialah hati sang Shaykh.” Shaykh al-Fayturi berkata dalam kitab Fayyturiyya:

57. Sahwa

Sahwa yaitu kesadaran. Shaykh al-Akbar menyebutnya: “Kembali ke sensasi setelah tersingkir karena warid yang kuat.” Sebuah

58. Farq

Farq berarti pemisahan. Sudah tiba saatnya untuk memperkenalkan sepasang istilah berlawanan yang penting dan membawanya pada

59. Jam’

Jam’ berarti penyatuan. Shaykh al-Akbar berkata: “Ia menerangkan Allah tanpa makhluk.” Penarikan diri dari pemisahan akan

60. Jam’ al-Jam’

Jam’ al-Jam’ yaitu penyatuan atas penyatuan. Disebut oleh Shaykh al-Akbar sebagai: “Sepenuhnya terkonsumsi dalam Allah.” Maka

61. Tauhid

Tauhid berarti ketunggalan, tasdik*nya. Imam kita (Imam al-Junayd) berkata: “Ia ialah sebuah makna yang menghilangkan

62. Tafrid

Tafrid berarti isolasi. Makna tafrid ialah ajaran pengalaman sebagaimana tauhid ialah ajaran ilmu tentangnya. Tauhid

63. Af’al

Af’al berarti tindakan-tindakan, yaitu tindakan Allah. Af’al adalah tindakan-tindakan Allah pada ciptaan dan Perintah-Nya. Artinya baik dalam arena

64. Sifat

Sifat yaitu sifat-sifat Allah. Ketika si pencari mendalami pemahaman atas tidak berhingganya tindakan-tindakan maka dapat

65. Zat/Dhat/Dzat

Dhat atau Zat, yaitu Zat Allah. Allah Ahad. Sebelum penciptaan Semesta, Allah telah ada dan tidak

66. Makrifat/Ma’rifat

Makrifat berarti tahu benar. Makrifat adalah pengetahuan di mana bertumpu seluruh pengetahuan lain. Seluruh pengetahuan

67. ‘Ism al-‘Adham

‘Ism al-‘Adham berarti Nama Teragung. Ialah “ALLAH” yang diucapkan berulang-ulang dengan cara yang sesuai dengan pengajaran

68. Ghurba

Ghurba berarti pengasingan. Sebuah hadis menjelaskan: “Pencarian al-Haqq ialah satu pengasingan.” Dalam Diwan, Shaykh Ibn al-Habib

69. Khalwa/Khalwat

Khalwa atau khalwat*) adalah mengundurkan diri dari dunia, untuk memfokuskan perhatian pada amal berzikir ‘Ism ‘al-Adhim agar tiba

70. Ghuzla

Ghuzla berarti rehat. Setelah khalwa, hadir ghuzla. Ghuzla adalah pengunduran diri setelah khalwa untuk meneguhkan dalam hati makna-makna dan rahasia-rahasia dahsyat yang

71. Simsima

Simsima berarti sesam*)! Shaykh al-Akbar menyatakan simsima adalah “Makrifat yang terlalu halus untuk diungkap.” Dalam makrifat -dalam makna

72. Tajalli

Tajalli berarti perwujudan. Pembukaan penglihatan Allah bagi hamba-Nya. Iluminasi. Tajalliyat, kadang disebut kasyaf, adalah pembukaan-pembukaan yang tiba

73. Takhalli

Takhalli berarti pelepasan.Inilah kekalahan terakhir dunya’ / dunia sebagai ilusi. Saat arifin merasakan tajalliyat dan mabuk oleh berbagai cahayanya maka

74. Al-‘Ama

Al-‘Ama berarti halimun*) agung. Dalam riwayat Tirmidhi terdapat hadis mulia ketika Rasulullah ditanya: “Di mana Allah

75. Muraqaba

Muraqaba yaitu berjaga. Penjagaan ini dimulai saat si faqir menjaga diri dari berbagai perbuatan keliru nafsunya.

76. Musyahada

Musyahada berarti Penyaksian. Shaykh al-Fayturi berkata: “Rahasia dari muraqaba ialah musyahada.” Shaykh Ibn al-Habib berkata dalam Diwannya:“Yang

77. Wilayat/Wilayah

Wilayat. Persahabatan dengan Allah, penerimaan. Wilayat ialah maqam sang wali -dia yang didudukan dalam ilmu. Shaykh Ibn al-Habib

78. Fana’

Fana’ berarti punah dalam Allah. Shaykh al-Akbar berkata, “Si hamba melihat dengan tindakannya bahwa Allah

79. Bala

Bala berarti ujian. Setelah fana datanglah bala. Setelah fana datanglah ujian. Akibat iluminasi makrifat yang

80. Baqa’

Baqa’ berarti berkekalan. Senantiasa kekal dalam Allah. Shaykh al-Akbar berkata, “Si hamba melihat bahwa Allah melestarikan

81. Sahq

Sahq berarti pelumatan. Shaykh al-Akbar menyatakan, “Hilangnya strukturmu karena paksaan kekuatan.” Ia menyebut Mahq sebagai, “Fananya dirimu dalam

82. Nasut

Nasut berarti keinsanan. Kita telah tiba pada tiga serangkai istilah yang menyatakan kehidupan dari wawasan baru

Nasihat

Dua Penjaga Manusia

Disebutkan dalam Hakaya Ash Shufiyah إن الله تعالى جعل لأهل الأرض أمانين . الأول : رسول الله صلى الله عليه وسلم . والثاني : الاستغفار

Tasawuf

Jalan Menuju Allah

Banyak orang mencari Allah Ta’ala, dengan berbagai cara dan mencari keluar kemana-mana, tetapi tidak ketemu, karena salah alamat. Bagi pejalan ruhani jika tidak tahu peta

Thariqat

Perbedaan Fungsi Antara Al-Qur’an & Dzikir

Imam Ghozali ditanya, “Anda mengagung-agungkan perkara dzikir, apakah dzikir itu lebih agung derajatnya dari membaca Al-Qur’an?” Imam Ghozali menjawab; فاعلم أن قراءة القرآن أفضل للخلق

Tauhid & Ma'rifat

Al-Ghayyur: Allah Maha Pencemburu

Allah (swt) adalah “Al-Ghayyur” atau “Tuhan Yang Maha Pencemburu”. Dia menyuruh diri kita untuk menyatukan semua cinta yang kita rasakan ke dalam Cinta Ilahiah-Nya; untuk

Hadits

Engkau Akan Bersama dengan Orang yang Kau Cintai

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan bahwa seseorang bertanya kepada Nabi saw, “Kapan terjadi hari kiamat, wahai Rasulullah?” Beliau saw berkataَ, “Apa yang telah engkau

Kewalian

Bay’at dengan Imam Mahdi (as)

Suatu ketika pada tahun 1970–tahun 70an, barangkali 1971, saya sedang dalam khalwat, tetapi tidak 100% khalwat, itu adalah setengah khalwat. Saya sedang duduk dan menulis

Fiqh

Memahami Musik Dengan Utuh

Oleh: Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya Dalam menikmati musik, setiap orang pasti mengalami pergeseran dari waktu ke waktu. Perubahan minat seseorang terhadap genre atau warna

Tasawuf

Mengenal Bisikan Dalam Jiwa

Syaikh Abdul Qadir al-Jilani qs. pernah ditanya muridnya tentang al-khatir (bisikan jiwa), lalu Beliau menjawab: “Memang apa yg engkau ketahui tentang al-khatir? Al-khatir itu bisa

Kemursyidan

Definisi Mursyid

Mursyid dalam literatur tasawuf berarti pembimbing spiritual bagi orang² yg menempuh jalan khusus mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Allah Ta’ala. Tugas dan fungsi Mursyid ialah membimbing,

Fiqh

Urutan Memotong Kuku

Suatu hari Grandsyekh (q) berkata kepada saya, “Tolong potong kukuku.” MasyaaAllah, beliau mempunyai sebuah pisau yang besar, dan sepanjang hidup saya, saya belum pernah melihatnya

Tasawuf

Memelihara Sadar dan Tenang

“Wahai jiwa yg tenang! Kembalilah kepada Rabb-mu dengan hati yg puas lagi di-ridhai-Nya! Kemudian masuklah ke dalam (jama’ah) hamba²Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku!” (QS.

Tasawuf

Bagaimana Bahagia dari Dalam Diri

Sebagian besar dari kita menganggap bahagia itu ada syaratnya dan ada di luar diri kita. Saya akan bahagia jika keinginan saya terpenuhi, saya akan bahagia

Silsilah Kemursyidan

Dokumentasi

Download Capita Selecta

Isra' Mi'raj

17 Feb - 27 Feb

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Baitul Amin 6

Bekasi

Ghausil Amin

Jember

Ramadhan

7 Apr - 17 Apr

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

El Amin

Pekanbaru

Karya Limboto

Gorontalo

Hari Guru

10 Jun - 20 Jun

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Baitul Amin 6

Bekasi

Akhlaqul Amin

Lombok

Mujibul Amin

Samarinda

Idul Adha

29 Jun - 9 Jul

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Maulid Nabi

29 Sep - 9 Okt

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Baitul Amin 6

Bekasi

Ghausil Amin

Jember

El Amin

Pekanbaru

Rutin

15 Des - 25 Des

Darul Amin

Medan

Baitul Malik

Depok

Akhlaqul Amin

Lombok

Karya Limboto

Gorontalo

Ar Rahman

Johor Baru

Download:

Fathur Rabbani

38. Keutamaan Laa ilaaha illa Allah

Dlm Fathur Rabbani: Majelis ke-38: “Keutamaan Laa ilaaha illa Allah” Pengajian Ahad pagi, 7 Rajab 545 H. di Ribath. Rasulullah Saw. bersabda: “Payahkanlah setan²mu dengan

Nasihat

Dua Penjaga Manusia

Disebutkan dalam Hakaya Ash Shufiyah إن الله تعالى جعل لأهل الأرض أمانين . الأول : رسول الله صلى الله عليه وسلم . والثاني : الاستغفار

Tasawuf

Jalan Menuju Allah

Banyak orang mencari Allah Ta’ala, dengan berbagai cara dan mencari keluar kemana-mana, tetapi tidak ketemu, karena salah alamat. Bagi pejalan ruhani jika tidak tahu peta

Thariqat

Perbedaan Fungsi Antara Al-Qur’an & Dzikir

Imam Ghozali ditanya, “Anda mengagung-agungkan perkara dzikir, apakah dzikir itu lebih agung derajatnya dari membaca Al-Qur’an?” Imam Ghozali menjawab; فاعلم أن قراءة القرآن أفضل للخلق

162 Masalah Sufistik

Masalah 42

162 Masalah Sufistik (Masalah 42): Syaikh Abdullah bin Ahmad az-Zubaidi ra. bertanya: “Tentang rasa panas yg didapati oleh sebagian orang yg suka berdzikir yg mana

Bidayatul Hidayah

26. Adab Mandi

آداب الغسل فإذا أصابتك جنابة، من احتلام أو وقاع، فخذ الإناء إلى المغتسل، واغسل يديك أولا ثلاثا، وأزل ما على بدنك من قذر، وتوضأ كما

Risalatul Mu'awanah

87. Uzlah (Mengucilkan Diri)

Dlm Risalatul Mu’awanah: 87. Uzlah (Mengucilkan Diri) (وعليك) إذا تفاحش ظهور المعاصي والمنكراتفي موضع أنت فيه وأيست من قبول الحق بالعزلة فإن فيها السلامة، أو

Al-Hikam

119. Allah Menutupi Rahasia Kewalian

Hikmah 119 dlm Al-Hikam: “Allah Menutupi Rahasia Kewalian” سُبْحاَنَ من سَتَرَ سِرَّالخُصُوصيَّةِ بِظُهُورِ البَشَرِيَّةِ وَظَهرَ بِعَظَمةِ الرُّبُوْبِيَّةِ فِى اِظهاَرِالعُبُودِيَّةِ Maha Suci Allah yg telah menutupi

Tauhid & Ma'rifat

Al-Ghayyur: Allah Maha Pencemburu

Allah (swt) adalah “Al-Ghayyur” atau “Tuhan Yang Maha Pencemburu”. Dia menyuruh diri kita untuk menyatukan semua cinta yang kita rasakan ke dalam Cinta Ilahiah-Nya; untuk

Fathur Rabbani

38. Keutamaan Laa ilaaha illa Allah

Dlm Fathur Rabbani: Majelis ke-38: “Keutamaan Laa ilaaha illa Allah” Pengajian Ahad pagi, 7 Rajab 545 H. di Ribath. Rasulullah Saw. bersabda: “Payahkanlah setan²mu dengan

162 Masalah Sufistik

Masalah 42

162 Masalah Sufistik (Masalah 42): Syaikh Abdullah bin Ahmad az-Zubaidi ra. bertanya: “Tentang rasa panas yg didapati oleh sebagian orang yg suka berdzikir yg mana

Bidayatul Hidayah

26. Adab Mandi

آداب الغسل فإذا أصابتك جنابة، من احتلام أو وقاع، فخذ الإناء إلى المغتسل، واغسل يديك أولا ثلاثا، وأزل ما على بدنك من قذر، وتوضأ كما

Risalatul Mu'awanah

87. Uzlah (Mengucilkan Diri)

Dlm Risalatul Mu’awanah: 87. Uzlah (Mengucilkan Diri) (وعليك) إذا تفاحش ظهور المعاصي والمنكراتفي موضع أنت فيه وأيست من قبول الحق بالعزلة فإن فيها السلامة، أو

Al-Hikam

119. Allah Menutupi Rahasia Kewalian

Hikmah 119 dlm Al-Hikam: “Allah Menutupi Rahasia Kewalian” سُبْحاَنَ من سَتَرَ سِرَّالخُصُوصيَّةِ بِظُهُورِ البَشَرِيَّةِ وَظَهرَ بِعَظَمةِ الرُّبُوْبِيَّةِ فِى اِظهاَرِالعُبُودِيَّةِ Maha Suci Allah yg telah menutupi

Sabilus Salikin

187. Hukum Perempuan Menjadi Mursyid dalam Tarekat

Dalam dunia tarekat, yang menjadi mursyid atau khalifah semuanya adalah dari kalangan pria. Hal ini disebabkan karena syarat seorang mursyid adalah laki-laki. Oleh karena itu,

Sabilus Salikin

186. Menggerakkan atau Menundukkan Kepala Ketika Berzikir

Tanya: Bagaimana hukum menggerak-gerakkan atau menundukkan kepala ketika berzikir? Jika dengan menggerak-gerakkan atau menundukkan kepala itu bisa menjadikan diri orang yang berzikir lebih khusyuk, maka

Sabilus Salikin

185. Tidak Boleh, Memberi Baiat Kepada Anak Kecil

Tanya: Menurut keputusan kongres Jam`iyah Tarekat Mu’tabarah di Tegal Rejo, bahwa orang baiat tarekat “mu’tabarah” diwajibkan menjalaninya. Lalu bagaimana hukumnya orang yang memberi baiat kepada

Sabilus Salikin

184. Masuk Tarekat Secara Bersama

Tanya: Apakah boleh seorang masuk tarekat Naqsyabandiyah dan lainnya secara bersama? Apakah demikian itu tidak seperti sebutir telur dierami dua induk ayam, sehingga akhirnya menjadi

Sabilus Salikin

183. Tanya Jawab Tasawuf dan Tarekat

Tanya: Bagaimana hukum masuk tarekat dan mengamalkannya? Jawab: Jikalau yang dikehendaki masuk tarekat itu belajar membersihkan hati dari sifat-sifat yang rendah, dan menghiasi sifat-sifat yang

Sabilus Salikin

182. Muraqabah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

Muraqabah memiliki perbedaan dengan zikir terutama pada obyek pemusatan kesadaran (kosentrasinya). Zikir memikili obyek perhatian pada simbol, yang berupa kata atau kalimat, sedangkan muraqabah menjaga

Sabilus Salikin

181. Rabitah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

Pengertian rabitah atau wasilah adalah perantara guru (syaikh), yaitu murid berwasilah pada guru (syaikh). Menurut al-Khalidi dalam kitabnya Bahjah as-Saniyah halaman 64, rabitah adalah menghadirkan rupa guru

Sabilus Salikin

180. Suluk Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

Istilah suluk (merambah jalan kesufian) terdapat dalam Al-Qur’an Surat an-Nahl; 69. فَاسْلُوْكِىْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلاً ) النحل: 69 ( …. dan tempuhlah jalan Tuhan-mu yang telah

Sabilus Salikin

179. Pembaiatan

Dalam pelaksanaan zikir, Tarekat Qadiriyah wa Naqsabandiyah melakukan beberapa tata acara amaliyah yang sudah ditetapkan, seperti baiat. Prosesi pembaiatan dalam Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah biasanya

Sabilus Salikin

177. Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah

Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah merupakan gabungan dari Tarekat Qadiriyah dan Tarekat Naqsyabandiyah (TQN) yang didirikan oleh Syaikh Ahmad Khatib Sambas (1802-1872 M.) yang dikenal sebagai penulis

Sabilus Salikin

176. Aurad Tarekat Sanusiyah

Aurad Tarekat Sanusiyah secara umum yaitu: Membaca Al-Qur’an al-Karim Membaca istighfar Membaca tahlil Membaca salawat kepada Nabi Muhammad saw. Aurad Tarekat Sanusiyah yang telah ditulis

Sabilus Salikin

175. Sanad Tarekat Sanusiyah Melalui Enam Jalur Tarekat

Sanad Tarekat Hidiriyah Muhammadiyah yang diterima Syaikh Muhammad Sanusi dari Syaikh Ahmad al-Rifi al-Qal’i bin Abdu Qadir dari Syaikh Muhammad bin ‘Ali al-Syarif dari Syaikh Abi Abbas al-‘Aroisyi

Sabilus Salikin

174. Kewajiban Salik Tarekat Sanusiyah

Kewajiban salik Tarekat Sanusiyah untuk melakukan dakwah berpegang pada beberapa pedoman.  Menyampaikan wahyu Allah kepada manusia, meliputi menjelaskan dasar-dasar dan kaidah agama kepada manusia, menjelaskan

Sabilus Salikin

173. Tarekat Sanusiyah

Pendiri tarekat ini adalah Syaikh Muhammad bin Ali bin Sanusi bin Arabi bin Muhammad bin Abdul Qadir bin Syahidah bin Khamim bin Yusuf bin Abdullah

Sabilus Salikin

172. Aurad Tarekat Idrisiyah

Berikut ini adalah tata cara mengamalkan zikir Tarekat Idrisiyah yang dijelaskan di dalam kitab al-Nafahât al-Aqdasiyah fi Syarh al-Shalawât al-Ahmadiyah al-Idrisiyah, halaman: 21-22. Mukadimah aurad, membaca; بِسْمِ

Silakan muat-ulang halaman.

Kontak Person

Mulai perjalanan ruhani dalam bimbingan Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Sayyidi Syaikh Ahmad Farki al-Khalidi qs.

Abangda Teguh

Kediri, Jawa Timur

Abangda Tomas

Pangkalan Bun 

Abangda Vici

Kediri, Jawa Timur

Share via
Copy link
Powered by Social Snap