Masalah 19

162 Masalah Sufistik (Masalah 19):

Syaikh Abdullah Basa’id al-Amudi ra. bertanya:
“Apakah surga berada di langit dan neraka berada di dasar bumi yg paling bawah. Apakah langit dan bumi akan berubah pada hari kiamat? Apakah Allah Ta’ala akan menggantikan langit dan bumi dengan yg lain? Apakah surga bertingkat-tingkat? Berapa jumlahnya? Apa yg mendorong orang² beriman ingin melihat Allah Ta’ala di alam akhirat kelak?”

al-‘Allamah al-Habib Abdullah bin Alawi al-Haddad ra. menjawab: “Ketahuilah bahwa pengetahuan tentang surga dan neraka telah diterangkan dengan jelas oleh al-Qur’an dan as-Sunnah, baik secara global maupun secara terperinci, dan akal manusia tidak dapat mencernanya dengan baik. Karena itu sebaiknya kita menyakini adanya dengan keimanan.”

Surga menurut al-Qur’an berada di langit dunia dan mempunyai tingkatan². Menurut sebagian riwayat, surga mempunyai seratus tingkatan. Namun menurut riwayat yg lain, surga mempunyai lebih dari enam ribu tingkatan atau sebanyak ayat² yg ada di dalam al-Qur’an.

Selain itu, masih ada delapan surga yg di dalam setiap surga tersebut terdapat surga² yg tiada terhitung jumlahnya dan yg paling tinggi tingkatannya adalah Surga Firdaus dan tepat di atasnya terdapat Arsy Allah Ta’ala.

Adapun penghuni Surga Firdaus adalah para Nabi, Rasul, serta orang² mukmin dan muslim yg shaleh. Perbedaan tingkatan di antara mereka tergantung kepada perbedaan keimanan dan amal² kebajikan mereka. Di antara mereka ada yg menempati tempat tertinggi, bahkan ada pula yg menempati lebih tinggi, tidak ada yg menempati di tingkat bawah, sebab semua tingkatan di surga amat tinggi.

Adapun yg mendorong orang² beriman ingin melihat Allah Ta’ala di dalam surga adalah kekuatan Allah Ta’ala yg diberikan kepada mereka, yaitu pada waktu mereka dihidupkan kembali dari kuburnya, pada waktu itu mereka tidak diberi unsur² kelemahan dan kefana’an.

Adapun keadaan bumi dan langit pada hari kiamat, menurut sumber² yg ada, akan diganti oleh Allah Ta’ala dalam bentuk yg lain. Hal ini sebagaimana yg diterangkan oleh Allah dalam firman-Nya:

“Pada hari itu, bumi akan diganti dengan bentuk yg lain.”

Dalam ayat lainnya, Allah Ta’ala berfirman:

“Dan ketika langit telah terbelah.”

Kemudian langit dan bumi dibentuk kembali seperti sediakala, akan tetapi keadaannya berbeda dengan keadaan pada waktu sebelumnya.

Adapun neraka menurut sebuah riwayat, sekarang ini berada di dasar bumi yg paling bawah, yaitu berada di lapisan ketujuh. Adapula yg mengatakan berada di bawah laut. Neraka mempunyai tujuh tingkatan. Yg paling atas adalah Neraka Jahannam. Neraka ini yg disediakan bagi orang² yg bertauhid yg pernah melakukan maksiat.

Dan yg paling bawah adalah Neraka Hawiyah, ia tidak mempunyai dasar. Di hari kiamat kelak, setelah Allah Ta’ala menghakimi umat manusia dan makhluk² yg lain, maka Arsy serta surga diletakkan di sebelah kanan Allah Ta’ala dan api neraka diletakkan di sebelah kiri-Nya, kemudian semua makhluk dipanggil, di antara mereka ada yg dimasukkan ke dalam surga dan adapula yg dimasukkan ke dalam neraka.

Al-Qur’an dan as-Sunnah telah banyak menerangkan adanya surga dan neraka, beserta suka dukanya. Maka bacalah keterangannya dan renungilah baik². Kemudian yakinilah dengan baik, agar engkau mendapat petunjuk. Sebab hanya orang yg berada dalam maqam yaqin yg akan mendapatkan petunjuk Allah Ta’ala.

Mulai perjalanan Tasawuf Anda sekarang.

Dengan panduan Guru Sufi (Murysid) di atas Jalan (Tarekat) Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah.

PENGENALAN

KONTAK PERSON

Abangda Teguh
Baitul Fatih, Sidoarjo

Abangda Fariz
Baitul Malik, Depok

Mulai perjalanan Tasawuf Anda sekarang.

Dengan panduan Guru Sufi (Murysid) di atas Jalan (Tarekat) Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah.

PENGENALAN

KONTAK PERSON

Abangda Teguh
Baitul Fatih, Sidoarjo

Abangda Fariz
Baitul Malik, Depok